Breaking News:
Grahadi

Berita Kota Surabaya

Investasi Jatim Ditargetkan Rp 72 Triliun pada 2022, Ada 4 Daerah Tawarkan Potensinya pada Investor

Untuk menggenjot investasi, pada akhir tahun 2021, DPMPTSP Jatim menggelar Bussines Forum dan One on One Meeting

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Deddy Humana
Foto: humas pemprov jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak pada Misi Dagang dan Investasi dengan Pemprov DKI Jakarta yang digelar di Ballroom Bidakara Jakarta. 

SURYA.CO.ID, KOTA SURABAYA – Dengan optimisme bahwa Jatim Bangkit, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Jawa Timur mematok target cukup tinggi untuk realisasi investasi pada tahun 2022 ini.

Sebagaimana disampaikan Kepala DPM-PTSP, Aris Mukiyono, Selasa (11/1/2022), di tahun 2022 ini, Pemprov Jatim memproyeksikan realisasi investasi sebesar Rp 72 triliun.

Target realisasi ini meningkat dibandingkan target investasi 2021 sebesar Rp 67 triliun. Di mana hingga triwulan III 2021, realisasi investasi tahun 2021 sudah terealisasi sebesar Rp 52,7 triliun.

"Di tahun 2022 ini, kami harapkan ada penyebaran realisasi investasi di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Karena hampir 65 persen realisasi investasi terpusat di kabupaten dan kota metropolis seperti Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Pasuruan dan Mojokerto," kata Aris.

Berdasarkan rilis Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) pada Oktober 2021, kinerja investasi Jatim hingga triwulan III 2021 didominasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan nilai Rp 36,4 triliun.

Investasi ini didominasi sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran dengan kontribusi sebesar 52,6 persen. Sedangkan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMA) berkontribusi sebesar Rp 16,3 triliun dan didominasi sektor pertambangan.

Untuk menggenjot investasi, pada akhir tahun 2021, DPMPTSP Jatim menggelar Bussines Forum dan One on One Meeting, di salah satu hotel di Surabaya. Acara ini mempertemukan antara pengusaha, kepala daerah, serta calon investor.

Setidaknya, terdapat empat daerah yang memaparkan peluang dan potensi bagi investor. Daerah tersebut antara lain Ngawi, Malang, Sidoarjo, dan Lamongan.

Forum itu menjadi kesempatan bagi kepala daerah mempromosikan potensi di depan 250 pengusaha yang hadir secara offline maupun online. Investor yang hadir banyak yang berasal dari Bekasi, Jakarta. Bahkan dari Jepang hingga Amerika Serikat.

"Kami terus berupaya menggenjot realisasi investasi untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi Jawa Timur," pungkas Aris. *****

Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved