Breaking News:

Berita Lamongan

Di Tiga Lokasi Ini, ASN Pemkab Lamongan dan Pengunjung Wajib Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

Pemberlakukan kewajiban pemakaian aplikasi juga dimaksudkan untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dan evaluasi pelaksanaan vaksin.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/hanif manshuri
Kepala Dinas Kominfo Lamongan Edywn Anedi. 

SURYA.CO.ID, LAMONGAN - Pemakaian aplikasi PeduliLindungi kini mulai diberlakukan di lingkungan Sekretariat Pemerintah Kabupaten Lamongan dan Pendopo Lokatantra.

“Tujuan penerapan aplikasi PeduliLindungi diberlakukan bersamaan dengan pelaksanaan program vaksin Covid-19," kata Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Lamongan, Ach Edywn Anedi kepada SURYA.co.id, Senin (11/10/2021).

Selain untuk program meminimalisir penyebaran Covid-19, pemberlakukan kewajiban pemakaian aplikasi juga dimaksudkan untuk mengoptimalkan fungsi pengawasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan vaksin.

Penerapan peraturan ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokarsi (MenPAN-RB) Nomor 21 Tahun 2021 yang mengharuskan instansi pemerintah memperkuat protokol kesehatan di lingkungan kantornya dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi yang terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi.

"Untuk sementara di Kabupaten Lamongan sesuai arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi adalah Maharani Zoo dan Goa (Mazoola), dan ada penambahan, Kantor Pemkab Lamongan dan Pendopo Lokatantra,” ungkapnya.

Kemudian, penempatan pemindai (scanner) PeduliLindungi diletakan di Kantor Pemkab Lamongan, Pendopo Lokatantra dan Maharani Zoo dan Goa (Mazoola).

"Kantor dinas instansi lainnya menyusul. Menunggu izin," katanya.

Baca juga: Rumah di Kedungkandang Kota Malang Terbakar, Bermula Isi Bensin Eceran dekat Kompor

Aplikasi peduliLindungi bisa diunduh di Google Playstore untuk Andorid dan AppStore untuk iOS.

Warga dapat menggunakan aplikasi ini setelah mendaftar menggunakan email atau nomor ponsel.

Dalam aplikasi ini, tersedia beberapa fitur terkait Covid-19 misalnya sertifikasi vaksin, hasil tes Covid-19 dan fitur formulir e-HAC yang digunakan untuk perjalanan jarak jauh baik domestik maupun internasional.

Cara penggunaan PeduliLindungi yaitu dengan memindai QR Code yang disediakan.

Jika setelah pemindai warga mendapat warna hijau, petugas akan memperbolehkan masuk.

Jika warna kuning, maka akan ada tes lanjutan.

"Jika warna merah yang muncul, maka warga akan dilarang masuk area tersebut, " pungkasnya.

BACA BERITA LAMONGAN LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved