Breaking News:

Berita Malang Raya

Polresta Malang Kota Amankan Puluhan Kendaraan yang Dipakai Balapan Liar

Puluhan kendaraan diamankan Polresta Malang Kota karena dipakai pemiliknya untuk balapan liar di jalanan.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Titis Jati Permata
tribun jatim/kukuh kurniawan
Puluhan mobil yang digunakan balapan liar, saat dilakukan pengecekan oleh Satlantas Polresta Malang Kota, Senin (4/10/2021). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Puluhan kendaraan diamankan Polresta Malang Kota karena dipakai pemiliknya untuk balapan liar di jalanan.

"Dari aplikasi Jogo Malang, kami mendapatkan pengaduan masyarakat bahwa Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Blimbing, Kota Malang digunakan arena balapan liar saat malam hari. Dari pengaduan itu, Satlantas Polresta Malang Kota melaksanakan patroli pada Sabtu (2/10/2021) malam," ujar Kapolresta Malang Kota, AKBP Budi Hermanto, Senin (4/10/2021).

Lalu pada Minggu (3/10/2021) sekitar pukul 02.00 WIB, petugas mendapatkan info, Jalan Ahmad Yani telah dipenuhi kendaraan yang akan melakukan aksi balapan liar.

"Anggota Satlantas bersama POM TNI, langsung bergerak mendatangi lokasi. Ternyata memang benar, sudah banyak kendaraan roda dua maupun roda empat berkumpul dan terindikasi melakukan balapan liar, sehingga langsung dilakukan penindakan," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, AKP Yoppi Anggi Khrisna mengungkapkan, sebanyak 65 kendaraan diamankan dalam operasi tersebut.

Baca juga: Terinspirasi Film Squid Game, UM Surabaya Kenalkan Kampus Lewat Film Game Survival

"Dengan perincian, 48 sepeda motor dan 17 mobil. Seluruh kendaraan, kami amankan dan kami bawa ke Polresta Malang Kota. Untuk pemilik kendaraan, kami berikan sanksi tilang," bebernya.

Yoppi juga menambahkan, pihaknya mengenakan tiga pasal kepada pemilik kendaraan yang melakukan balapan liar tersebut.

"Yaitu Pasal 285 ayat (1), Pasal 286, dan Pasal 297 UU No 22 Tahun 2009 Tentang Lalu Lintas Dan Angkutan Jalan," tambahnya.

Dirinya juga menerangkan, kendaraan tersebut baru dapat diambil, setelah mereka melaksanakan sidang dan membayar denda tilang.

"Setelah membayar denda tilang, bukan berarti mereka bisa mengambil kendaraan begitu saja. Mereka baru bisa mengambil, setelah menstandarkan kembali kondisi kendaraan sesuai spek pabrikan," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Yoppi juga mengimbau kepada masyarakat. Untuk tidak melakukan aksi balapan liar di jalanan.

"Selain mengganggu kenyamanan dan ketertiban, juga membahayakan pengguna jalan yang lain. Salurkan hobi tersebut di event resmi atau di sirkuit. Ayo kita bangun tertib berlalu lintas di wilayah Kota Malang, dan ciptakan kondisi lalu lintas yang aman dan nyaman," tandasnya.

Puluhan kendaraan bermotor yang diamankan itu tidak laik jalan.

Antara lain, knalpotnya telah diganti dengan knalpot racing (brong), tidak dilengkapi dengan spion, bahkan bagian lampu mobilnya dicopot.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved