OTT KPK Bupati Probolinggo
Tim KPK Bawa Mesin Penghitung Uang ke Rumah Bupati Probolinggo, 5 Koper Diduga Berisi Uang Suap
Tim KPK membawa mesin penghitung uang ke rumah Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, Jumat (3/9/2021). Ada 5 koper diduga isi uang.
SURYA.co.id | PROBOLINGGO - Tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membawa mesin penghitung uang ke rumah Bupati Probolinggo, Puput Tantriana Sari, Jumat (3/9/2021).
Dari pantauan reporter Kompas.com (jaringan SURYA.co.id), petugas KPK membawa 5 koper dan belasan tas diduga berisi uang suap dari para kepala desa kepada Puput Tantriana Sari.
Sejumlah petugas KPK terlihat memindahkan koper dan tas tersebut ke bagasi mobil yang digunakan penyidik KPK usai menggeledah rumah pribadi Tantri dan suaminya, Hasan Aminuddin sekitar 8 jam sejak pagi hingga malam.
Koper dan tas-tas tersebut disegel dengan stiker KPK dari hasil penggeledahan rumah Bupati Probolinggo Puput Tantriana Sari di Jalan A. Yani pada Kamis (2/9/2021).
Sementara, dalam hari yang sama, petugas KPK juga memeriksa 17 kades selaku tersangka dugaan penyuap kepada sang Bupati. Mereka diperiksa di Mapolres Probolinggo.
Bawa mesin penghitung
Untuk menghitung uang dugaan hasil suap tersebut, tim KPK mendatangkan mesin penghitung uang ke rumah. Diduga untuk memastikan temuan uang tunai hasil penggeledahan.
Sementara, saat menggeledah pendopo, tim KPK hanya membawa sejumlah berkas. Tim KPK dua kali ke pendopo untuk mengambil berkas karena pada upaya pertama masih ada rapat yang diikuti para pejabat Pemkab Probolinggo.
Hal yang sama juga terjadi saat penggeledahan di kantor bupati di Jalan Panglima Sudirman, Kecamatan Kraksaan.
Dari kantor bupati, KPK membawa satu kardus dan satu koper setelah sekian jam menggeledah lantai 2 yang terdapat ruang kerja bupati, wakil bupati, sekda, dan Disperindag.
Belum diketahui apa isi dalam kardus dan koper tersebut lantaran petugas menolak berkomentar.
17 tersangka suap jual beli jabatan diperiksa
Sementara pada hari ini, Jumat (3/9/2021), penyidik KPK memeriksa 17 tersangka suap jual beli jabatan di Mapolres Probolinggo.
Dari pantauan Kompas.com, sejumlah mobil minibus yang dikendarai petugas KPK terparkir di halaman Mapolres.
Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso mengatakan, tim KPK sudah berada di Polres sekitar jam 09.00 WIB.