Breaking News:

Sumber Kekayaan Tommy Soeharto yang Kini Ditagih Utang Rp 2,6 Triliun atas Tragedi BLBI, Kasus ke-2

Putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto ditagih segera membayar utang Rp 2,6 triliun ke pemerintah. 

Editor: Musahadah
KOMPAS.com/MURTI ALI LINGGA/ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pd
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Tommy Soeharto. Tommy Soeharto ditagih membayar utang Rp 2,6 triliun atas kasus BLBI. 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Putra bungsu mantan Presiden Soeharto, Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto ditagih segera membayar utang Rp 2,6 triliun ke pemerintah. 

Utang Rp 2,6 triliun ini terkait tragedi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI)

Satgas BLBI mengumumkan pemanggilan Tommy Soeharto sebagai pengurus PT Timor Putra Nasional, pada Senin (23/8/2021).

Bersama Tommy, Ronny Hendrarto Ronowicaksono juga turut dipanggil atas nama pengurus.

Satgas BLBI meminta Tommy dan Ronny untuk ke Gedung Kementerian Keuangan (Kemenkeu), yakni Gedung Syafruddin Prawiranegara lantai 4 Utara, Jl Lapangan Banteng Timur 2-4, Jakarta Pusat, pada Kamis (26/8/2021) pukul 15.00 WIB.

Baca juga: Terungkap Alasan Tommy Soeharto sang Pangeran Cendana Gugat Pemerintah Rp 56 Miliar, Hari Ini Sidang

Dalam pertemuan itu, Tommy dijadwalkan menghadap Ketua Pokja Penagihan dan Litigasi Tim B.

"Menyelesaikan hak tagih negara dana BLBI berdasarkan penetapan jumlah piutang negara setidak-tidaknya sebesar Rp 2,6 triliun," tulis pengumuman yang telah diteken oleh Ketua Satgas BLBI, Rionald Silaban.

Adapun jika Tommy dan rekannya tidak bisa memenuhi kewajiban penyelesaian hak tagih negara, Satgas BLBI akan melakukan tindakan yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Dikonfirmasi mengenai pengumuman tersebut, Rionald Silaban belum memberikan responsnya.

Sebelumnya, Ketua Harian Satgas BLBI Rionald Silaban mengatakan, pengejaran utang masih terus dilakukan hingga tahun 2023.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved