Breaking News:

Kuliner

Nggak Punya Pacar Tapi Pengen Dipanggil Sayang, Datang Saja ke Rumah Makan Alami Sayang

Para pelayan di Rumah Makan prasmanan Alami Sayang , kerap membuat para pembelinya baper dan tersipu malu.

Editor: Rahadian Bagus
Tribun Solo
Rumah makan (RM) prasmanan Alami Sayang yang berada di Desa Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri. 

"Ya dari situ, kita kepikiran kenapa gak dipakai aja, untuk ciri khas," ujarnya.

Sejarah RM Alami Sayang

Sulastri dulunya ikut sang suami bekerja di Kalimantan, sebelum memulai usaha kulinernya di Wonogiri pada tahun 1990an.

Asih mengatakan, sebelum menjadi rumah makan yang besar dan memiliki beberapa cabang, RM Alami Sayang hanya menempati kios di dekat Pasar Ngadirojo.

Karena pengunjung yang datang banyak, akhirnya Sulastri membuka RM Makannya di jalan Wonogiri-Ngadirojo km 6, Desa Ngadirojo Kidul, Ngadirojo, Wonogiri.

Bisnis Sulastri terus berkembang, hingga kini memiliki beberapa cabang yang berada di Ngadirojo.

Bahkan disejumlah RM juga disambi toko oleh-oleh.

"Kalau cabang di luar Wonogiri belum ada. Karena dengan cabang yang berdekatan gini bisa saling suport. Misal kalau disalah satu cabang kehabisan lauk, bisa dikirim dari sini," jelasnya.

Sejumlah menu makanan yang menjadi ikon Wonogiri dijual di RM Alami Sayang, seperti Oseng Lobokijo, Tiwul, Cabuk, Ikan, Ayam, aneka sayur, dan sebagainya.

"Kalau makan disini, minimal Rp10 ribu, seperti paket geprek, soto. Paling mahal paling Rp 30 ribu kalau minumnya jus, lauknya ayam gitu," jelasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved