Virus Corona di Surabaya
Update Virus Corona di Surabaya 2 Juli: IGD RSUD Dr Soetomo Penuh Jenazah Covid-19 dan PPKM Darurat
Update Virus Corona di Surabaya hari ini, Jumat (2/7/2021), kasus Covid-19 bertambah 75 kasus. Simak juga tentang PPKM Darurat di Jatim
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi
Beredarnya foto jenazah yang ditutupi perlak di selasar diduga IGD RSUD Dr Soetomo dibenarkan oleh Direktur RSUD dr Soetomo, Dr Joni Wahyuhadi SpBS (k).
Dr Joni mengungkapkan foto tersebut merupakan kondisi IGD pada Rabu (1/7/2021).
Dikatakannya jenazah itu menunggu proses protokol pemulasaraan jenasah covid memakan waktu 1,5 hingga dua jam per jenazah.
"Iya (gambar kondisi IGD), progres penyakitnya cepat sekali, datang sudah dalam kondisi desaturasi.
Bahkan ada yang meninggal di ambulans, kemarin sehari meninggal 27. Mohon masyarakat disiplin protokol kesehatan,"ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (1/7/2021).
Dr Joni mengungkapkan kondisi ini tidak terjadi setiap harinya. Hanya pada Rabu (1/7/2021), banyak pasien datang dalam kondisi parah.
"Iya, 27 yang meninggal itu total dengan yang dirawat di ruang isolasi. Tidak pernah seperti itu tahun lalu," urainya.
Meskipun banyak pasien yang meninggal, dikatakan dr Joni kamar pasien Covid-19 masih dalam kondisi penuh.
Bahkan pihaknya masih berusaha menambah kapasitas kamar.
Hampir Seluruh Daerah di Jawa Timur Terapkan PPKM Darurat
Sementara itu, hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur dipastikan bakal menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.
Hanya dua daerah ini bakal tidak menerapkan PPKM Darurat, yaitu Kabupaten Probolinggo dan Kabupaten Sumenep.
Sebab, mayoritas daerah di Jawa Timur masuk dalam kategori nilai assesment 3 dan 4 yang dalam ketentuannya harus menerapkan PPKM Darurat untuk penanganan Covid-19.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengatakan, Pemprov telah mengikuti rapat koordinasi bersama pemerintah pusat terkait arahan PPKM Darurat.
"Hampir seluruh kabupaten/kota di Jawa Timur, yang masuk ke assesment 3 dan 4, itu akan menerapkan PPKM Darurat dan Jatim hampir merata," kata Emil Dardak saat ditemui di Surabaya, Kamis (1/6/2021).