Berita Sidoarjo
UPDATE Kasus Pengeroyokan Prajurit TNI di Bungurasih, Ada 2 Orang yang Dibebaskan, Ini Sebabnya
Polisi bersama pihak TNI AL masih terus berupaya mencari para pelaku pengeroyokan prajurit TNI di Terminal Purabaya.
“Korban bermaksud mengambil barangnya yang ketinggalan di hotel. Tapi karena hotel di kawasan terminal kan kecil-kecil, sehingga korban kesulitan mencari tempatnya lantaran dia bukan orang sini. Karena itu dia mondar-mandir,” papar perwira asal Nganjuk tersebut.
Hanya gara-gara melihat korban yang mondar-mandir, preman-preman terminal yang sedang nongkrong di warung itu berulah.
Di antara mereka menerika maling, kemudian beramai-ramai memukuli korban hingga babak belur.
Pratu MJS, anggota TNI yang menjadi korban penganiayaan itu sempat menjalani perawatan di RS Bhayangkara Surabaya.
Beberapa jam setelah kejadian, petugas berhasil menangkap para pelaku, khususnya empat pelaku utama penganiayaan ini.
Mereka antara lain, UNH (21) warga Trenggalek, RTR (22) warga Blitar yang kos di Bungurasih, FCP (22) dan YNK (23) keduanya warga Bungurasih, Kecamatan Waru, Sidoarjo.
Selain para pelaku, petugas juga sudah mengamankan handphone berisi rekaman video penganiayaan itu, sehingga siapa-siapa saja yang terlibat di sana sudah jelas identitasnya.
Apalagi sudah ada pengakuan dari beberapa saksi di lokasi, serta keterangan para pelaku yang tertangkap.
“Para pelaku lain masih terus kita kejar. Ke mana pun larinya, terus kita kejar. Semoga dalam waktu dekat bisa segera tertangkap,” harap kapolres.