Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Wagub Emil Ajak Masyarakat Jatim Pulihkan Ekonomi Lewat Budidaya Perikanan Darat

Wagub Emil mengajak masyarakat Jatim untuk terus menggecarkan budidaya perikanan darat untuk memulihkan perekonomian daerah

Humas Pemprov Jatim
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak saat menghadiri Kontes dan Lelang Bandeng Virtual 2021 di Lapangan Kantor Bupati Gresik, Jumat (7/5/2021) malam. 

SURYA.CO.ID, GRESIK - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak mengajak masyarakat Jatim untuk terus menggecarkan budidaya perikanan darat. Hal itu sebagai upaya untuk memulihkan perekonomian daerah, utamanya di wilayah Gresik, Bangkalan, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo dan Lamongan (Gerbangkertasusila).

"Gerbangkertasusila menyumbang perekonomian Jawa Timur hingga lebih dari 50 %. Di sini, kita juga harus memberi dukungan pada industri perikanan daratnya. Perikanan tangkap hanya bisa memproses apa yang bisa ditangkap. Sisanya harus dilakukan budidaya darat," ungkap Emil Dardak saat menghadiri Kontes dan Lelang Bandeng Virtual 2021 di Lapangan Kantor Bupati Gresik, Jumat (7/5/2021) malam.

Mantan Bupati Trenggalek itu menjelaskan, salah satu cara menjaga kelangsungan budidaya perikanan darat adalah dengan menerapkan superintensive farming.

Teknik itu, menurutnya, dapat menciptakan produk-produk turunan dari komoditi budidaya tersebut. Sehingga yang dipromosikan bukan hanya olahan bandeng saja. Melainkan makanan olahan lain yang cocok untuk dikonsumsi dengan ikan.

"Superintensive farming perlu diterapkan agar hasil ternak selalu bisa diolah. Mungkin selanjutnya bisa diadakan kontes lain sehubungan dengan hasil panen," imbaunya.

Masih menurut Wagub Emil, superintensive farming bukan hanya membantu pemulihan ekonomi melalui terjualnya produk-produk turunan saja, tetapi juga menambah nilai jual produk utama itu sendiri.

Lebih lanjut ia menyampaikan, Pemprov Jatim selalu mengapresiasi kiat-kiat yang dilakukan setiap daerah, utamanya untuk pemulihan ekonomi Jawa Timur. Semua usaha yang dilakukan harus disambut dengan program-program yang didukung oleh pemerintah baik pusat maupun daerah. Pemprov Jatim sendiri akan menjembatani setiap program yang bersinergi antara Pemkab/Kota dengan Kementerian.

"80 ribu ton bandeng ini berpotensi mendukung pemulihan ekonomi. Dengan membuat bazar-bazar di kecamatan yang sesuai dengan Prokes. Orang bukan hanya membeli bandeng tapi juga barang-barang lain yang dijual di sana," ungkapnya.

Masih menurut Wagub Emil, terdapat beberapa tantangan yang perlu diperhatikan dalam budidaya perikanan darat. Di antaranya soal kemandirian pakan dan banjir.

"Tantangan kemandirian pakan membuat kita memutar otak, mencari cara bagaimana kita bisa punya cara untuk mengolah pakan ternak itu sendiri," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved