Breaking News:

Berita Tuban

Puasa, Pijat di Tuban Masih Buka, Diduga Layani Bobok Siang, Satpol PP Pergoki Wanita Tak Berbaju

Ketika penggerebekan berlangsung, petugas memergoki seorang perempuan belum sempat berpakaian lengkap saat berduaan dengan seorang pria di kamar.

M Sudarsono
Seorang perempuan ngumpet di balik pintu. Petugas Satpol PP Tuban menggrebek lokasi terapis di Kelurahan Latsari, Kecamatan Tuban, Rabu (14/4/2021) 

"Keduanya kita bawa ke kantor untuk didata dan dimintai keterangan lebih lanjut," jelasnya.

Kondom Menempel

Ketika asyik berduaan dengan seorang wanita terapis panti pijat, Ardi tak bisa berkutik. Ia pasrah saat digerebek petugas Satpol PP Kota Tangerang. 

Keduanya tepergok sedang bercumbu mesra di Griya Pijat, Cipondoh, Kota Tangerang. 

Baca juga: Ninja Teror Warga Bekasi, Aksinya Terekam CCTV Curi Celana Dalam Wanita, Dipakai Ilmu Pelet

Baca juga: Dokter Abal-abal Suntikkan Filler ke Jeroan 2 Wanita, Payudara Sampai Bernanah dan Bolong

Baca juga: PSK Online di BO Oknum Polisi, Diajak Beli Kondom Pindah ke Mobil Lain, Dihajar 3 Tembakan

Petugas yang menginterogasi di lokasi, Ardi berdalih hanya sebatas melakukan terapi refleksi. Bahkan ia mengaku tidak melakukan apa-apa.

Namun ia tidak dapat mengelak saat petugas meminta untuk mengenakan kembali pakaian dan celananya.

Tanpa disengaja petugas melihat Ardi masih mengenakan alat kontrasepsi berupa kondom.

"Mulanya dia sempat ngamuk dan membentak-bentak petugas.
Namun saat salah satu anggota meminta untuk memakai celananya, anggota melihat dia masih memakai kondom karena waktu digerebek masih memakai semacam kimono handuk," ujar Saprudin. Kasi Hubungan Antar Lembaga Pemkot Tangerang, Selasa (1/9/2020).

Saprudin menuturkan selain mengamankan Ardi, pihaknya juga mengamankan ER salah seorang terapis yang diduga menyediakan layanan esek - esek.

"Berdasarkan pengakuan ER yang diduga menyediakan layanan plus - plus, dia memasang tarif Rp 170.000 untuk jasa pijat dan Rp 500.000 untuk layanan plus - plus.
Untuk pasangannya kami lakukan pendataan dan diminta membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulangi lagi perbuatannya," ucapnya.

Halaman
1234
Penulis: M. Sudarsono
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved