Breaking News:

Biodata Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang Disebut Mau Dilengserkan dari PKB, Pernah Dipecat Gus Dur

Berikut ini profil dan biodata Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang dikabarkan akan dilengserkan lawan politiknya dari kursi Ketua Umum Partai PKB.

Editor: Musahadah
Sofyan Arif Candra Sakti/TribunJatim.com
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), saat menghadiri resepsi pernikahan Putri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Patimasan di Grand City Convex Jalan Wali Kota Mustajab, Surabaya, Sabtu (29/6/2019). MUncul isu Muktamar Luar Biasa PKB yang diduga akan melengserkan Cak Imin. 

SURYA.CO.ID, JAKARTA - Berikut ini profil dan biodata Muhaimin Iskandar (Cak Imin) yang dikabarkan akan dilengserkan lawan politiknya dari kursi Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). 

Dugaan ini muncul setelah ada desakan Muktamar Luar Biasa ratusan kader di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC). 

Desakan Muktamar Luar Biasa itu setelah adanya perubhan AD/ART PKB.  

Eks Ketua DPC PKB Jeneponto Andi Mappanturu mengaku  dizalimi oleh Cak Imin karena seharusnya ia masih mengemban jabatan hingga 2022.

"Tetapi karena kezaliman pak Muhaimin yang mengubah AD/ART pada saat muktamar di Bali di dalamnya sudah tidak demokrasi," tutur Andi kepada Tribun Network, Senin (12/4/2021).

Baca juga: Kubu Moeldoko Sebut SBY Linglung Daftarkan Merek dan Lukisan Demokrat, Ini Kata DJKI Kemenkumham

Baca juga: Kubu AHY Diminta Siapkan Saweran Rp 100 Miliar, Kubu Moeldoko Yakin Menang Gugatan AD/ART di PTUN

Menurut Andi, Cak Imin seakan ketakukan akan dilengserkan dari kursi ketua umum. Sehingga AD/ART partai diubah.

Satu di antaranya DPP sembarangan menunjuk pengurus DPC. Padahal, seharusnya penjaringan nama DPW harus melalui DPC.

"Berdasarkan AD/ART lama Ketua DPW dipilih oleh Ketua DPC. Ketua DPC dipilih oleh Ketua PAC. Tetapi di dalam perzaliman Muhaimin, mengobrak-abrik AD/ART. Pemilihan Ketua wilayah harus diusulkan oleh masing-masing Ketua DPC, lalu dikirim ke DPP, DPP yang menentukan ini ketua," ujar Andi.

Pada realitasnya, ucap Andi, tidak sesuai AD/ART. Ketua DPW tidak pernah diusulkan oleh DPC, justru langsung ditetapkan oleh DPP.

Karenanya, lanjut dia, demokrasi di PKB sesuai keinginan Abdurrahman Wahid (Gus Dur) mulai luntur.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved