Breaking News:

Gempa di Jawa Timur

UPDATE Gempa di Malang, Satu Orang Terluka dan 25 Bangunan di Jember Rusak

Satu orang terluka, dan puluhan bangunan di Kabupaten Jember rusak terdampak gempa bumi dengan pusat episentrum di Selatan Kabupaten Malang

BPBD Jember
Seorang warga di Lumajang meninggal dunia dari dampak guncangan gempa bumi 6,7 SR yang berpusat di selatan Kabupaten Malang, Sabtu (11/4/2021) pukul 14.00 WIB. 

Penulias: Sri Wahyunik | Editor: Fatkul Alami

SURYA.co.id | JEMBER - Satu orang terluka, dan puluhan bangunan di Kabupaten Jember rusak terdampak gempa bumi dengan pusat episentrum di Selatan Kabupaten Malang, Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jember, hingga pukul 18.00 Wib, ada 20 titik lokasi terdampak gempa.

Ke-20 dampak itu adalah 19 lokasi kerusakan bangunan, dan satu titik lokasi warga yang terluka akibat dampak gempa.

Kerusakan menimpa 24 rumah, dan satu masjid di Jember. Warga yang terluka adalah warga Desa Sumberbulus Kecamatan Ledokombo.

Sedangkan kerusakan bangunan terjadi di Kecamatan Patrang, Sumbersari, Sukorambi, Bangsalsari, Jombang, Wuluhan, Panti, Tanggul, Arjasa, juga Sumberbaru, Ambulu, dan Jelbuk.

Kategori kerusakan bangunan terdiri atas rusak ringan, sedang, dan berat.

"Korban yang mengalami cedera sudah mendapatkan penanganan di Puskesmas setempat," ujar Plt Kepala BPBD Jember Moh Djamil.

BPBD juga menyalurkan bantuan berupa bahan material bangunan, sembako, dan terpal atau tenda gulung.

Sedangkan Bupati Jember Hendy Siswanto memerintahkan kepada camat dan kepala desa untuk langsung membantu warganya yang terdampak gempa.

Seperti diberitakan, terjadi gempa bumi yang berpusat di laut pada pukul 14.00 Wib. BMKG mencatat gempa itu berkekuatan 6,7 SR pada kedalaman 25 Km, 90 Km Barat Daya Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Warga merasakan dua kali getaran gempa. Sejumlah warga di Jember yang merasakan gempa menyelamatkan diri dengan cara keluar rumah ketika getaran cukup keras terasa.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved