Berita Malang Raya

6.779 Pelanggar Lalu Lintas di Kota Batu Terekam CCTV, Paling Banyak Terobos Lampu Merah

Pengguna jalan diimbau untuk tertib dan disiplin berlalu lintas, selain sebagai bentuk saling menghormati pengguna jalan lain

Penulis: Benni Indo | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/benni indo
Petugas Satlantas Polres Batu memantau tangkapan gambar CCTV yang terpasang di perempatan Klenteng Kota Batu. 

“Setelah ini kami akan pasang banner permanen di titik lokasi yang terpasang E-TLE. Selain itu juga akan kami pasang di lokasi yang banyak dikunjungi masyarakat,” jelasnya.

Hariyanto menegaskan, sejatinya pemasangan E-TLE bukan untuk menjebak masyarakat. Justru sebaliknya, kamera itu berfungsi untuk menjaga ketertiban dan mengantisipasi potensi kecelakaan.

Pasalnya, banyak kecelakaan karena berawal dari pelanggaran lalu lintas.

E-TLE bisa mendeteksi 10 jenis pelanggaran.

Pelanggaran itu meliputi kendaraan melebihi batas kecepatan, menerobos lampu merah, tidak memakai helm, serta pengendara melanggar rambu jalan.

Berikutnya melalui E-TLE juga bisa mendeteksi pelanggaran kendaraan parkir di area larangan parkir, pengendara ugal-ugalan di jalan, pajak kendaraan belum dibayar, melawan arus, dan putar arah sembarangan.

Nantinya juga akan dilakukan tambahan pemasangan kamera E-TLE di sejumlah titik.

Rencananya akan dipasang di simpang empat Lippo Plaza dan simpang empat Pesanggrahan.

Untuk penambahan kamera ini, Polres Batu akan berkolaborasi dengan instansi terkait di lingkungan Pemkot Batu. Seperti Dishub maupun Diskominfo.

E-TLE mulai diberlakukan pada 24 Maret 2021. Pemberlakuan program ini berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.

E-TLE adalah program kerja Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah dirinya dilantik Presiden RI Joko Widodo pada 27 Januari 2021.

BACA BERITA MALANG RAYA LAINNYA

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved