Breaking News:

Berita Malang Raya

Pencanangan Gerakan Santri Bermasker di PPIQ Darul Hidayah Kota Malang

Gerakan Santri Bermasker merupakan pemberian edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya penggunaan masker.

tribun jatim/kukuh kurniawan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona saat memberikan bantuan masker kepada Pengasuh Ponpes Ilmu Al Quran Darul Hidayah, Gus Hisa Al Ayyubi, Jumat (26/2/2021). 

SURYA.CO.ID, MALANG - Polresta Malang Kota bersama Kodim 0833 Kota Malang datangi Ponpes Ilmu Al Quran Darul Hidayah, yang terletak di Jalan Bareng Kartini Gang 3, Kelurahan Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Jumat (26/2/2021).

Kedatangan tersebut dilakukan, dalam rangka pencanangan Gerakan Santri Bermasker.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata mengatakan, kegiatan Gerakan Santri Bermasker sudah dicanangkan Forkopimda Jawa Timur.

"Kegiatan Gerakan Santri Bermasker sudah dicanangkan dan dirumuskan Gubernur Jatim, Pangdam V Brawijaya, dan Kapolda Jatim. Dan gerakan ini, akan menjadi contoh bagi warga masyarakat," ujarnya.

Ia menjelaskan, santri adalah orang-orang yang disiplin, dan selalu diawasi oleh pengasuh.

"Itulah alasannya, sehingga mengapa gerakan ini diawali dari pondok pesantren. Dan dalam kesempatan ini pula, kami juga meminta doanya agar anggota TNI-Polri selalu diberi kesehatan, dalam melakukan tugas sosialisasi protokol kesehatan dan melakukan kegiatan tracing," jelasnya.

Baca juga: Bertabur Sakura Merah, Desainer Elizabeth Njo Kreasikan Kimono untuk Perayaan Cap Go Meh

Baca juga: Resmi Dilantik Jadi Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko : Kami Siap Buat Lompatan

Baca juga: Usai Dilantik, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Tancap Gas, Inisiasi Program Pariwisata Visit Madura

Sementara itu, Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona menerangkan, gagasan Gerakan Santri Bermasker merupakan pemberian edukasi dan sosialisasi terkait pentingnya penggunaan masker.

"Jadi gerakan ini adalah bagian dari edukasi dan sosialisasi kepada seluruh santri di Jawa Timur, tentang pentingnya penggunaan masker. Karena seperti diketahui, pandemi Covid 19 belum berakhir. Dan kedatangan kami ke sini, juga untuk memberikan motivasi agar para santri tetap semangat belajar, berdoa, dan beribadah," jelasnya.

Pengasuh Ponpes Ilmu Al Qur’an Darul Hidayah, Gus Hisa Al Ayyubi berterima kasih, karena Ponpesnya telah ditunjuk sebagai tempat pencanangan Gerakan Santri Bermasker.

"Perlu kami sampaikan sejak awal pandemi Covid 19 hingga sekarang, ponpes kami selalu mematuhi protokol kesehatan. Bahkan kami juga membantu, dengan melakukan penyemprotan disinfektan di rumah-rumah warga," jelasnya.

Dirinya juga menambahkan, Gerakan Santri Bermasker merupakan contoh suatu gerakan yang sangat luar biasa.

"Menurut kami, gerakan ini adalah gerakan yang sangat luar biasa. Dan kami berharap, agar gerakan ini terus digencarkan hingga pandemi Covid 19 ini berakhir," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved