Breaking News:

KKB Papua Tak Pandang Bulu, Emak-emak Dikeroyok dan Dibacok Parang, Begini Kronologi dan Kondisinya

Aksi brutal KKB Papua semakin tak pandang bulu. Seorang emak-emak di Kabupaten Puncak dikeroyok dan dibacok parang KKB Papua. Ini kronologinya

Kolase Facebook TPNPB dan Dok.Humas Polda Papua via antaranews
KKB Papua Tak Pandang Bulu, Emak-emak Dikeroyok dan Dibacok Parang (kanan) 

Dari keterangan saksi, terungkap ketiga orang tersebut sempat mengancam memanah seorang guru bernama Pitter Mutung.

“Saat diancam guru itu langsung masuk dan mengunci rumahnya,” tandas Kapolres.

Situasi Intan Jaya Semakin Mencekam

Sementara itu, update atau kabar terbaru situasi Kabupaten Intan Jaya saat ini semakin mencekam karena aksi KKB Papua.

Diketahui, KKB Papua di Intan Jaya telah menewaskan 4 prajurit TNI Banteng Raider (Yonif 400/BR) di awal 2021.

Tak cuma aparat, KKB Papunya ternyata juga mengincar warga sipil di sana.

Ilustrasi: Teror KKB Papua di Era Soeharto, Berkekuatan 14 Ribu Orang Tapi Takluk Berkat Sarwo Edhie Wibowo
Ilustrasi: Teror KKB Papua di Era Soeharto, Berkekuatan 14 Ribu Orang Tapi Takluk Berkat Sarwo Edhie Wibowo (IST/Tribun Manado)

Hal ini membuat situasi keamanan di Kabupaten Intan Jaya, Papua, semakin bergejolak.

Kapolres Intan Jaya AKBP I Wayan G Antara bahkan menyebut saat ini KKB Papua sudah masuk di kawasan kota.

Warga dari empat kampung bergegas mengungsi ke Kompleks Pastoran Gereja Katolik Santo Mikael Bilogai, Distrik Sugapa.

"Warga mengungsi karena aksi KKB Papua yang tidak hanya mengincar aparat keamanan, namun juga mereka.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved