Breaking News:

KKB Papua Tak Pandang Bulu, Emak-emak Dikeroyok dan Dibacok Parang, Begini Kronologi dan Kondisinya

Aksi brutal KKB Papua semakin tak pandang bulu. Seorang emak-emak di Kabupaten Puncak dikeroyok dan dibacok parang KKB Papua. Ini kronologinya

Kolase Facebook TPNPB dan Dok.Humas Polda Papua via antaranews
KKB Papua Tak Pandang Bulu, Emak-emak Dikeroyok dan Dibacok Parang (kanan) 

Penulis: Putra Dewangga Candra Seta | Editor: Adrianus Adhi

SURYA.co.id - Aksi brutal Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua semakin tak pandang bulu.

Tak cuma aparat TNI-Polri, warga sipil pun tak luput dari aksi keji KKB Papua.

Terbaru, seorang emak-emak di Kampung Yulukoma, Distrik Bioga, Kabupaten Puncak, dikeroyok dan dibacok parang oleh beberapa anggota KKB Papua.

Ilustrasi KKB Papua
Ilustrasi KKB Papua (SURYA.co.id)

Baca juga: Sang Anak Gugur Diberondong KKB Papua, Ayah Prada Ginanjar Prajurit TNI Banteng Raider: Sudah Cukup

Baca juga: Akan Hadapi Kebrutalan KKB Papua, 100 Personel Brimob Dapat Hormat Khusus dari Kapolda NTT & Jajaran

Emak-emak tersebut bernama Deljati Pamean (28), seorang ibu rumah tangga yang membuka warung kelontong di rumahnya.

“Memang benar pelaku penganiayaan diduga anggota KKB Papua, namun dari kelompok mana masih dalam penyelidikan,” ujar Kapolres Puncak AKBP Dicky Saragih, Rabu (17/2/2021) seperti dikutip dari Antara.

Berikut kronologi dan kondisi korban.

1. KKB Papua mengaku ingin belanja

Kapolres mengungkapkan, insiden penganiayaan terjadi pada pukul 13.00 WIT Selasa (16/2/2021).

Saat itu korban tengah berada di rumah yang digunakannya sebagai kios atau warung yang menjual aneka kelontong bersama Hendra Tennan.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved