Rabu, 15 April 2026

Biodata Andi Mallarangeng yang Sindir Moeldoko Jenderal Mau Kudeta Mayor Tapi Gagal: Trah Pejabat

Berikut ini profil dan biodata Andi Malarangeng, Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat yang bersuara keras terkait adanya rencana kudeta AHY

Editor: Musahadah
Tribunnews
Andi Mallarangeng sindir Moeldoko Jenderal mau kudeta Mayor. Berikut profil dan biodata. 

SURYA.CO.ID - Berikut ini profil dan biodata Andi Mallarangeng, Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat yang bersuara keras terkait adanya rencana kudeta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

Terbaru, Andi Mallarangeng menyindir Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko sebagai Jenderal yang gagal mengkudeta mayor. 

Andi Mallarangeng menyebut, ada anggapan isu pengambilalihan kepemimpinan di partainya merupakan pertarungan antara seorang jenderal yang ingin mengudeta walikota.

Seperti diketahui, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko adalah seorang pensiunan TNI berpangkat jenderal.

Sedangkan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) meninggalkan dinas militer saat berpangkat walikota.

Cara Update Data Diri Kartu Prakerja di www.prakerja.go.id, Kapan Gelombang 12 Dibuka Tahun 2021?

Tes GeNoSe C19 Bisa Gantikan Rapid Antibodi, Berikut Lokasi, Syarat dan Harganya

"Katanya begini, kalau di Myanmar itu jenderal kudeta presiden dan menteri-menteri. Kalau di sini ada jenderal mau kudeta walikota, gagal pula," kata Andi, dalam sebuah diskusi yang dilihat akun Youtube Radio Smart FM, Sabtu (6/2/2021 ).

Andi menuturkan, upaya kudeta itu gagal setelah kader-kader Partai Demokrat yang ditemui Moeldoko di sebuah hotel langsung melapor kepada AHY pada keesokan harinya.

Menurut Andi, para kader itu melaporkan bahwa dalam pertemuan tersebut, Moeldoko menyatakan siap menjadi ketua umum.

Moeldoko juga disebut tengah mempersiapkan 360 DPC dan DPR agar bisa menggelar kongres luar biasa (KLB).

Setelah mendapat laporan itu, AHY pun segera menyurati Presiden Joko Widodo serta menggelar perintah pers untuk mengungkap upaya kudeta tersebut.

Andi pun membantah pernyataan Moeldoko yang menyebut pertemuan dengan kader Partai Demokrat yang berada dalam ngopi-ngopi .

"Kalau ngopi-ngopi dengan orang yang tidak dikenal apanya yang ngopi-ngopi? Nah itu masalah, ini offside , bukan cuma offside , kartu merah, ini kartu merah kalau sepakbola, harus out ," kata Andi.

Sebelumnya, Moeldoko disebut-sebut ingin merebut kepemimpinan Partai Demokrat dan sebagai penjual kendaraan politik pada Pemilu 2024.

Ia juga disebut telah menemui sejumlah kader Partai Demokrat untuk menggalang kekuatan agar dapat menyelenggarakan kongres luar biasa.

Moeldoko membantah tudingan tersebut. Ia mengaku tak punya hak untuk mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat karena bukan bagian dari partai internal.  

Ketika Moeldoko Anggap Isu Kudeta AHY Dagelan dan Lelucon Saja: Saya Ini Siapa Sih? Jangan Fitnah

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved