Kamis, 7 Mei 2026

Biodata Andi Mallarangeng yang Sindir Moeldoko Jenderal Mau Kudeta Mayor Tapi Gagal: Trah Pejabat

Berikut ini profil dan biodata Andi Malarangeng, Sekretaris Majelis Tinggi DPP Partai Demokrat yang bersuara keras terkait adanya rencana kudeta AHY

Tayang:
Editor: Musahadah
Tribunnews
Andi Mallarangeng sindir Moeldoko Jenderal mau kudeta Mayor. Berikut profil dan biodata. 

Biodata Andi Malarangeng 

Terdakwa dugaan korupsi proyek Hambalang Andi Alfian Mallarangeng menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/7/2014). Sidang tersebut mengagendakan pembacaan nota pembelaan terdakwa (pledoi).
Terdakwa dugaan korupsi proyek Hambalang Andi Alfian Mallarangeng menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (10/7/2014). Sidang tersebut mengagendakan pembacaan nota pembelaan terdakwa (pledoi). (antara)

1. Keluarga pejabat

Pemilik nama lengkap Andi Alfian Mallarangeng ini lahir di Makassar, Sulawesi Selatan pada tanggal 14 Maret 1963.

Dikutip dari wikipedia, Ayahnya, Andi Mallarangeng Sr adalah wali kota Parepare yang saat berusia 32 tahun.

Ayahnya meninggal dunia pada usia 36 tahun, ketika Andi junior berusia 9 tahun.

Sejak itu, ibunya, Andi Asni Patoppoi dan kakeknya, Andi Patoppoi (1910-1977), Mantan Bupati Grobogan, Jawa Tengah dan juga Bupati Bone, Sulawesi Selatan yang membesarkannya.

Kakeknya ini adalah salah seorang tokoh pemuda Sulawesi Selatan yang berhasil membujuk raja-raja di Sulawesi Selatan untuk mendukung dan menyerahkan kedaulatannya kepada Republik Indonesia yang diproklamasikan pada 17 Agustus 1945.

Dari ayah dan kakeknya, ia belajar tentang semangat ke-Indonesiaan yang mengatasi semangat kedaerahan, dari mereka pula ia belajar tentang nilai-nilai kedaerahan yang memperkaya nilai-nilai keindonesiaan.

Dan dari ibunya belajar tentang hidup sebagai suatu perjuangan.

2. Alumnus luar negeri

Andi Mallarangeng meraih gelar Doctor of Philisophy di bidang ilmu politik dari Northern Illinois University (NIU) Dekalb, Illinois, Amerika Serikat pada tahun 1997.

Di universitas yang sama, ia meraih gelar Master of Science di bidang sosiologi.

Sedangkan gelar S1 Sosiologi diraihnya dari Fisipol Universitas Gajah Mada, Yogyakarta pada tahun 1986.

Sejak menjadi mahasiswa Fisipol UGM mengikuti jejak ayahnya, ia bercita-cita menjadi dosen.

Cita-cita ini akhirnya tercapai dengan menjadi dosen di Universitas Hasanuddin (1988-1999) dan di Institut Ilmu Pemerintahan (1999-2002).

Sumber: Kompas.com
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved