Liputan Khusus
Erlyanti Bersyukur Sembuh dari Covid-19 Setelah Menjalani Terapi Plasma Konvalesen
Erlyanti merasa bersyukur sembuh dari penyakit infeksi Covid-19 setelah menjalani terapi plasma konvalesen.
"Selama 10 hari saya minum vitamin dan obat-obatan. Hari ke-10 saya swab PCR lagi dan dinyatakan negatif," ungkapnya.
Sebelum donor plasma, Tono mendaftar diri ke UTD PMI Surabaya mengikuti sampling terlebih dahulu.
Dokter menyarankan dia agar banyak minum air putih, mengurangi makan gorengan, dan beristirahat yang cukup.
"Terus dilihat imunitasnya juga dan ternyata saya dinyatakan memenuhi syarat," ucap Tono.
Tono berharap pandemi ini cepat berlalu serta plasma konvalesen yang ia donorkan bisa bermanfaat bagi para pasien.
"Saat ini banyak orang parno, takut ketular. Padahal proses donor plasma itu tidak menimbulkan covid. Soalnya penularan virus corona lewat droplet. Ada yang malas membagikan (plasma) dengan alasan privasi," tuntas Tono.
Sepuluh Kali Donor Plasma Konvalesen
Sementara itu, Luki Handoko menegaskan, ia melakukan donor plasma konvalesen lantaran panggilan hati.
Karyawan swasta asal Tandes berusia 42 tahun ini telah mendonorkan plasma konvalesennya sebanyak 10 kali.
"Pertama donor tanggal 10 Juli 2020 dan terakhir 11 Desember 2020. Waktu itu, rutin 14 hari sekali. Kalau saat ini sudah tidak bisa, karena kadar imunitas hanya untuk diri sendiri," kata Luki ketika ditemui di Rumah Sakit Lapangan Indrapura, Sabtu (23/1/2021).
"Sebelum donor perbanyak minum air putih, hindari makan gorengan. Untuk sampling, puasa sama minum vitamin," imbuhnya.
Ketika donor plasma untuk pertama kalinya, Luki merasakan sedikit efek samping seperti kebas di bagian bibir dan kedinginan telapak tangan dan kaki.
"Setelah dua tiga kali tidak merasakan efek apa-apa. Mungkin tubuh saya masih beradaptasi," tuturnya.
Luki berpesan, para penyintas Covid-19 tidak perlu takut mendonorkan plasma konvalesennya.
Karena apa yang dibayangkan atau ditakutkan tidaklah sama dengan prosesnya. "Prosesnya tidak sakit," ucapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/mantan-pasien-covid-19-mendonorkan-plasma-darah-konvalesennya.jpg)