Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

1.812 CPNS Pemprov Jatim Terima SK dari Gubernur Khofifah, Diserahkan Secara Virtual

1.812 di lingkungan Pemprov Jatim formasi tahun 2019 menerima SK CPNS dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Humas Pemprov Jatim
Wakil Gubernur Jatim, Emil Elestianto Dardak menyerahan SK CPNS formasi 2019 di Kantor Gubernur Jawa Timur, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, Senin (25/12/2021). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - 1.812 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) formasi tahun 2019 menerima SK CPNS dari Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Senin (25/1/2021).

Penyerahan SK tersebut diserahkan secara virtual di Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan 110 Surabaya, oleh Gubernur Khofifah dan juga secara simbolis oleh Wagub Jatim Emil Elestianto Dardak.

Para penerima CPNS tersebut terdiri dari 1.312 guru, 316 tenaga kesehatan dan tenaga teknis sebanyak 364 orang.

Mereka saat ini sudah mendapatkan gaji 80 persen dan menunggu mengikuti latsar (Pelatihan Dasar), baru kemudian diangkat sebagai PNS.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa, seluruh CPNS diharapkan bisa menjadi garda terdepan dalam memberikan pelayanan bagi warga masyarakat Jawa Timur.

Dan yang terpenting menurut Khofifah, para ASN diharuskan untuk siap bersinergi di manapun nanti mereka ditempatkan bekerja.

"Selamat melaksanakan tugas bagi semua. Hari ini kita butuh kecepatan, kecepatan respon, kecepatan pelayanan dan juga ketepatan di sektor masing-masing," kata Khofifah.

Lebih lanjut sebagai birokrat, Khofifah berpesan, agar seluruh jajaran CPNS nantinya mengedepankan etika yang santun, tegas dan juga memiliki etos kerja yang berdedikasi tinggi. Integritas menjadi ruh dalam bekerja yang tidak boleh ditawar.

"Jatim tidak bisa berdiri sendiri. Semua harus bersinergi. Yang perlu kita resapi bersama, Jatim ini memberikan pelayanan sampai 17 provinsi. Artinya jika anda meningkatkan produktivitas, maka njenengan meningkatkan pelayanan pada separuh Indonesia," ucap Khofifah.

Dalam penyerahan SK tersebut, di antaranya juga ada CPNS yang merupakan penyandang disabilitas. Total ada sebanyak 21 orang penyandang disabilitas yang mendapatkan SK pagi ini. Mayoritas mereka adalah tenaga pendidik guru.

Selain itu, juga ada formasi cumlaude sebanyak 28 orang. Sedangkan 1.690 lainnya adalah formasi umum.

Dari 1.812 orang CPNS tersebut, yang paling banyak penempatannya ada di Dinas Pendidikan. Khususnya untuk tenaga pendidikan atau guru, yaitu sebanyak 1.137.

Kemudian terbanyak kedua, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan sebanyak 127 formasi dan tenaga kesehatan di RSUD dr Soetomo sebanyak 130 formasi.

Lebih lanjut Kepala Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Timur, Nur Kholis mengatakan, bahwa mereka para CPNS akan langsung bekerja. Dan mereka belum langsung menerima tunjangan seperti remunerasi. Mereka diminta untuk bekerja dulu selama satu tahun dengan gaji 80 persen.

"Kami sedang mengusulkan pengajuan formasi CPNS untuk tahun 2021. Sudah kami ajukan, kira-kira pelaksanaan tes CPNS tahun 2021 akan dilakukan para triwulan kedua tahun ini," pungkas Kholis.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved