Breaking News:

Berita Gresik

Pembunuhan Sadis ABG Gresik Hanya Divonis 7,5 Tahun, Keluarga Kecewa, Begini Reaksinya

Korban didorong kayu tapi tidak tenggelam, akhirnya tersangka ikut masuk ke dalam kubangan ikut menenggelamkan jasad korban dengan cara diinjak.

istimewa
Petugas saat mengevakuasi jasad korban di kubangan air bekas galian C Bukit Jamur, Jumat (30/10/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Perwakilan keluarga korban AAH (15) yang dibantai secara sadis oleh dua temannya MSI (16),  dan MSK (15) dengan kondisi masih bernyawa, tangan dan kaki diikat lalu diceburkan ke kubangan galian C di Bukit Jamur, Gresik, Jawa Timur kecewa dengan vonis 7,5 tahun penjara.

Kekecewaan terhadap putusan yang dibacakan hakim tunggal Agung Ciptoadi SH di Pengadilan Negeri ((PN) Gresik, Senin (7/12/2020), masih dianggap kurang keadilan terhadap korban.

Sebab, nyawa anaknya hanya diganti dengan hukuman penjara selama 7 tahun, 6 bulan saja.

"Putusan ini jauh dari rasa keadilan. Sebab, putusan hanya 7 tahun, 6 bulan saja," kata Arifin usai persidangan yang digelar secara daring.

M Arifin, ayah korban yang mengikuti persidangan mengatakan kurang keadilan terhadap korban. Sebab, nyawa anaknya hanya diganti dengan hukuman penjara selama 7 tahun, 6 bulan. “Putusan ini jauh dari rasa keadilan. Sebab, putusan hanya tujuh tahun, enam bulan,” kata Arifin usai sidang.

Lebih lanjut Arifin juga kecewa atas tuntutan Jaksa, sebab hanya menuntut hukuman penjara selama 7 tahun, 6 bulan terhadap terdakwa.

Padahal, hukuman pembunuhan bisa dihukum maksimal 15 tahun.

“Kenapa tidak diberatkan tuntutannya yaitu 15 tahun penjara. Terakhir tadi, saya dengar putusannya sama dengan tuntutan jaksa,” imbuhnya.

Atas putusan tersebut, Arifin hanya bisa pasrah. Padahal, dari hati yang terdalam sangat tidak rela kalau kedua pembunuh putranya hanya dihukum 7 tahun dan 6 bulan.

“Kita harus bagaimana lagi, saya tidak tahu Undang undang peradilan anak. Ya, kita pasrah. Tapi, dalam hati ayah, mungkin juga semuanya sama, tidak akan terima atas putusan ini,” katanya.

Halaman
1234
Penulis: Sugiyono
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved