Viral Media Sosial
Efek Viral Video Serka BDS dan Kopda Asyari Sambut Rizieq Shihab, TNI Bereaksi, Fadli Zon Protes
Ini lah efek video viral Serka BDS dan Kopda Asyari Tri Yudha menyambut Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab yang kembali ke tanah air.
"Tergabung dalam tugas pengamanan objek vital Bandara Soekarno-Hatta," ujar Refki.
Saat itu, Refki mengatakan Kopda Asyari sedang berangkat dari Satuan Yonzikon 11 Matraman Jakarta Pusat, menggunakan truk militer NPS dan duduk di bagian belakang truk bersama rekan-rekannya.
Sekira pukul 10.00 WIB saat melintas di Jalan Jatinegara, Jakarta Timur, Kopda Asyari merekam video dan memberikan komentar tentang tugas yang berbeda dari tugas yang diberikan oleh komando, untuk pengamanan obyek vital nasional Bandara Soekarno Hatta.
Menurut Refki, dalam tata kehidupan militer, tindakan Kopda Asyari tersebut bertentangan dengan hukum, sebagaimana diatur dalam pasal 8 huruf a UU 25/2014 tentang Hukum Disiplin Militer.
"Akan dijatuhi sanksi sesuai dengan tingkat kesalahannya," tutur Refki.
Dikritik Fadli Zon

Kasus ini mendapat kritikan keras Politisi Partai Gerindra Fadli Zon.
Dalam pandangan Fadli Zon, tidak masalah jika ada anggota TNI yang bersimpati kepada seorang ulama besar seperti HRS.
Apalagi, selama ini Tentara Nasional Indonesia (TNI) selalu baik terhadap ulama, kiyai, habaib, dan tokoh-tokoh agama.
Fadli Zon meminta TNI untuk tidak memperlakukan prajurit TNI tersebut seperti layaknya pelaku kriminal.
"Jgn perlakukan prajurit tsb spt kriminal. @Puspen_TNI @_TNIAU @tni_ad," ujar Fadli Zon melalui akun twitternya, Kamis (12/11/2020) pagi ini.
Inilah cuitan Fadli Zon di akun twitternya.
@fadlizon: Apa salahnya klu ada prajurit TNI simpati atas kedatangan ulama besar Habib Rizieq Syihab dr Saudi Arabia stlh 3,5 th?
Jgn mengirim pesan salah pd publik. TNI selalu baik dg ulama, kyai, habaib n tokoh2 agama. Jgn perlakukan prajurit tsb spt kriminal. @Puspen_TNI @_TNIAU @tni_ad.
Berikut penjelasan dua video yang viral tersebut: