Pilbup Trenggalek 2020

KPU Tunda Tahapan Pilkada Bagi Pasangan yang Satu Bakal Calonnya Positif Covid-19

KPU menunda tahapan pilkada bagi pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek yang dinyatakan positif Covid-19.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Cak Sur
SURYA.CO.ID/Aflahul Abidin
Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi. 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Trenggalek menggeluarkan surat keputusan tentang penundaan tahapan bagi pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek yang dinyatakan positif Covid-19.

Keputusan KPU Kabupaten Trenggalek Nomor 285 itu dikeluarkan usai satu bakal calon diketahui positif terpapar virus Corona.

Ketua KPU Kabupaten Trenggalek, Gembong Derita Hadi merencanakan, pihaknya bakal bertemu dengan bakal calon yang terpapar Covid-19 itu pada Rabu (23/9/2020).

"Saya mengingatkan teman-teman LO (Penghubung), kalau bisa sebelum sepuluh hari, swabnya keluar lagi dan negatif. Baru tes kesehatan di RSAL dr Ramelan Surabaya," ucapnya.

Jika hingga waktu yang ditentukan hasil swab belum negatif, jadwal penetapan akan ditentukan dengan rapat pleno kembali.

"Kalau molor, kami pleno lagi. Tapi kalau sudah saya tanyakan, tadi malam ketemu Dinas Kesehatan, katanya 10 hari (isolasi) sudah cukup. Tidak perlu swab lagi," ucap Gembong.

Selain itu, pihaknya juga akan terus berkomunikasi dengan dokter yang menangani bakal calon yang terpapar Covid-19 untuk memantau kesehatannya.

"Karena kami berurusan dengan covid-19, tidak bisa kami prediksi. Setiap perkembangan kami plenokan. Juga konsultasi ke KPU RI dan provinsi," ucapnya.

KPU memastikan, pencalonan bakal calon yang positif Covid-19 tak gugur.

"Hanya saja, ada perlakuan khusus," ucap Gembong.

Bakal Cakada di Pilbup Trenggalek 2020 Positif Covid-19, Jalani Isolasi Mandiri di Luar Kabupaten

Sekadar untuk diketahui, Pilbup Trenggalek 2020 diikuti oleh dua bakal pasangan calon. Mereka telah mendaftar ke KPU di hari yang sama pada 4 September 2020.

Pasangan yang pertama mendaftar adalah Alfan Rianto-Zaenal Fanani yang diusung PKB dan PKS.

Menyusul setelah itu, pasangan Mochamad Nur Arifin-Syah M Natanegara usungan tujuh partai, yakni PDI Perjuangan, Partai Golkar, Partai Demokrat, Partai Gerindra, PAN, Partai Hanura dan PPP.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved