Senin, 4 Mei 2026

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi Mewisuda 585 Peserta SOTH dan Selantang

585 peserta SOTH dan Selantang resmi diwisuda oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Kabupaten Nganjuk, Jatim.

Tayang:
Penulis: Danendra Kusumawardana | Editor: Cak Sur
Istimewa/Dokumentasi Diskominfo Nganjuk
WISUDA - Prosesi wisuda ratusan peserta Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Kamis (2/10/2025). Di momen itu, peserta diwisuda oleh Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi. 

SURYA.CO.ID, NGANJUK - Sebanyak 585 peserta Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) dan Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) resmi diwisuda oleh Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi dalam acara yang digelar di Pendopo KRT Sosrokoesoemo, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur (Jatim), Kamis (2/10/2025).

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur serta jajaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.

Dalam sambutannya, Bupati yang akrab disapa Kang Marhaen itu menegaskan, bahwa pembangunan sumber daya manusia (SDM) menjadi prioritas utama Pemkab Nganjuk.

Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah melalui program SOTH dan Selantang.

“Selamat kepada para wisudawan. Kabupaten Nganjuk menjadikan SDM sebagai prioritas utama. Kunci menjadi orang tua hebat dan lansia tangguh adalah bersyukur dan tidak mudah mengeluh,” ujar Kang Marhaen.

Tujuan Program Sekolah Orang Tua Hebat dan Selantang

Program Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) bertujuan meningkatkan kualitas pengasuhan anak melalui pembekalan pengetahuan dan keterampilan kepada para orang tua, mulai dari aspek pendidikan, kesehatan, hingga pola asuh yang tepat.

Sementara, Sekolah Lansia Tangguh (Selantang) ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup para lansia agar tetap sehat, mandiri dan produktif.

Wisuda ini juga menjadi bentuk apresiasi kepada keluarga yang telah mendampingi proses tumbuh kembang balita dan baduta secara optimal.

Peningkatan SDM Sejak Dini

Lebih lanjut, Kang Marhaen menjelaskan bahwa pembangunan SDM dimulai sejak usia remaja melalui program Posyandu Remaja, yang memberikan pembinaan secara teori dan praktik. Setelah memasuki usia pernikahan, perempuan akan didampingi melalui Posyandu Ibu Hamil dengan fasilitas pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Semua ini kami lakukan sebagai upaya menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing,” tambahnya.

Komitmen Pemkab Nganjuk terhadap SDM

Pemkab Nganjuk terus berkomitmen menciptakan ekosistem keluarga yang kuat sebagai fondasi pembangunan daerah.

Melalui kolaborasi dengan BKKBN dan lintas sektor, program-program pemberdayaan keluarga diharapkan mampu mencetak generasi unggul dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Sumber: Surya
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved