Berita Tulungagung

Bidan di Kecamatan Besuki Tulungagung Jual Bayi Pasien yang Tak Mampu Bayar, Kapolres : Ada 6 Korban

Kasus dugaan bidan K di Tulungagung terlibat jual beli bayi karena pasien tak mampu membayar diungkap Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia.

pixabay.com
Seorang bidan berinisial K di Kecamatan Besuki Tulungagung diduga terlibat dalam jual bayi pasien yang tak mampu bayar saat melahirkan. Menurut informasi yang didapatkan Kapolres Tulungagung, Sudah ada 6 korban. 

Apalagi, suaminya Wu Nan juga turut menyetujui penjualan bayi itu.

Mengutip dari World of Buzz, Senin (9/9/2019), Ma mengaku membutuhkan uang untuk melunasi utang kartu kreditnya.

Di tengah kondisi tersebut, Ma juga butuh HP baru.

Berada dalam keadaan terhimpit tak membuat orang tua Ma membantu sang anak.

Mengutip dari Guanghua Daily via World of Buzz, orang tua Ma marah atas kehamilan anaknya yang tak terduga.

Ma yang tengah mengandung bayi kembar tersebut akhirnya tak bisa berbuat banyak.

Sementara pasangan Ma, Wu Nan, ayah dari bayi kembar, juga tak bisa menyelamatkan.

Wu Nan terlilit utang akibat perjudian.

Tak diketahui kapan Ma melahirkan, tapi setelah satu minggu bayi laki-laki kembar tersebut lahir, Ma tega menjualnya.

Ma menjual satu putranya seharga 45.000 yuan atau setara dengan Rp 88,73 juta.

Halaman
1234
Penulis: David Yohanes
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved