Berita Tulungagung

Bidan di Kecamatan Besuki Tulungagung Jual Bayi Pasien yang Tak Mampu Bayar, Kapolres : Ada 6 Korban

Kasus dugaan bidan K di Tulungagung terlibat jual beli bayi karena pasien tak mampu membayar diungkap Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia.

Penulis: David Yohanes | Editor: Iksan Fauzi
pixabay.com
Seorang bidan berinisial K di Kecamatan Besuki Tulungagung diduga terlibat dalam jual bayi pasien yang tak mampu bayar saat melahirkan. Menurut informasi yang didapatkan Kapolres Tulungagung, Sudah ada 6 korban. 

Jual bayi untuk beli HP

Pasangan Suami Istri Jual Bayi Kembar Rp 88 Juta untuk Judi, Bayar Kartu Kredit & Beli HP Baru
Pasangan Suami Istri Jual Bayi Kembar Rp 88 Juta untuk Judi, Bayar Kartu Kredit & Beli HP Baru (Guanghua Daily)

Sebelumnya, kasus miris terjadi di China.

Peristiwa tak manusiawi terjadi, dua bayi kembar baru lahir dijual oleh ibu muda di Kota Cixi, Provinsi Zhejian, China.

Mirisnya, bayi kembar yang dijual seharga Rp Rp 88,37 juta itu digunakan oleh pasangan suami istri sebagai orang tuanya untuk membayar utang judi, kartu kredit dan beli HP baru.

Perbuatan ibu muda dari bayi kembar, Ma (20) kiranya tak terpikirkan oleh banyak orang.

Apalagi, suaminya Wu Nan juga turut menyetujui penjualan bayi itu.

Mengutip dari World of Buzz, Senin (9/9/2019), Ma mengaku membutuhkan uang untuk melunasi utang kartu kreditnya.

Di tengah kondisi tersebut, Ma juga butuh HP baru.

Berada dalam keadaan terhimpit tak membuat orang tua Ma membantu sang anak.

Mengutip dari Guanghua Daily via World of Buzz, orang tua Ma marah atas kehamilan anaknya yang tak terduga.

Ma yang tengah mengandung bayi kembar tersebut akhirnya tak bisa berbuat banyak.

Sementara pasangan Ma, Wu Nan, ayah dari bayi kembar, juga tak bisa menyelamatkan.

Wu Nan terlilit utang akibat perjudian.

Tak diketahui kapan Ma melahirkan, tapi setelah satu minggu bayi laki-laki kembar tersebut lahir, Ma tega menjualnya.

Ma menjual satu putranya seharga 45.000 yuan atau setara dengan Rp 88,73 juta.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved