Breaking News:

Berita Tulungagung

Bidan di Kecamatan Besuki Tulungagung Jual Bayi Pasien yang Tak Mampu Bayar, Kapolres : Ada 6 Korban

Kasus dugaan bidan K di Tulungagung terlibat jual beli bayi karena pasien tak mampu membayar diungkap Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia.

pixabay.com
Seorang bidan berinisial K di Kecamatan Besuki Tulungagung diduga terlibat dalam jual bayi pasien yang tak mampu bayar saat melahirkan. Menurut informasi yang didapatkan Kapolres Tulungagung, Sudah ada 6 korban. 

"Tapi hari ini sudah masuk kerja seperti semula," ucap Bambang.

Kesaksian tetangga

Ilustrasi Bayi
Ilustrasi Bayi (Hello Sehat)

Sementara itu, info yang didapat, bidan K berstatus PNS ini ditangkap di tempat kerjanya.

Karena itu warga sekitar juga tidak tahu apa yang terjadi dengan bidan K.

"Memang sudah lama tidak kelihatan di rumah, tapi kami juga tidak tahu apa yang terjadi," ucap seorang tetangga bernama Siti Patonah, Rabu (18/3/2020).

Jual bayi untuk beli HP

Pasangan Suami Istri Jual Bayi Kembar Rp 88 Juta untuk Judi, Bayar Kartu Kredit & Beli HP Baru
Pasangan Suami Istri Jual Bayi Kembar Rp 88 Juta untuk Judi, Bayar Kartu Kredit & Beli HP Baru (Guanghua Daily)

Sebelumnya, kasus miris terjadi di China.

Peristiwa tak manusiawi terjadi, dua bayi kembar baru lahir dijual oleh ibu muda di Kota Cixi, Provinsi Zhejian, China.

Mirisnya, bayi kembar yang dijual seharga Rp Rp 88,37 juta itu digunakan oleh pasangan suami istri sebagai orang tuanya untuk membayar utang judi, kartu kredit dan beli HP baru.

Perbuatan ibu muda dari bayi kembar, Ma (20) kiranya tak terpikirkan oleh banyak orang.

Halaman
1234
Penulis: David Yohanes
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved