Grahadi

Pemprov Jatim

Hari Ini Pemprov Jatim Cairkan Rp 105 Miliar Dana Desa, Mendes: Prioritas untuk Padat Karya Tunai

Menurut Khofifah, pemprov sengaja melakukan percepatan pencairan dana desa untuk mengerek pertumbuhan ekonomi di tingkat desa di Jawa Timur.

Hari Ini Pemprov Jatim Cairkan Rp 105 Miliar Dana Desa, Mendes: Prioritas untuk Padat Karya Tunai
SURYA.co.id/Fatimatuz Zahro
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam acara percepatan pencairan dan pengelolaan dana desa Jawa Timur, di Grahadi, Jumat (21/2/2020). 

SURYA.Cco.id | SURABAYA - Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) mencairkan dana desa tahap satu untuk desa-desa yang sudah siap melakukan pencairan, Jumat (21/2/2020).

Anggaran tersebut dicairkan untuk 305 desa di 5 kabupaten. Total anggaran dana desa yang dicairkan mencapai Rp 105 miliar.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Abdul Halim Iskandar hadir langsung bersama Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dalam pencairan dana desa Jawa Timur.

Lima kabupaten yang menerima pencairan dana desa ini yaitu Kabupaten Madiun, Kabupaten Magetan, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo dan Kabupaten Tulungagung.

Dalam kesempatan itu, Mendes Halim mengimbau pada desa yang sudah menerima pencairan dana desa agar segera melakukan percepatan pemanfaatan.

Ia mengarahkan agar dana desa diprioritaskan untuk kegiatan padat karya tunai.

"Provinsi Jawa Timur sudah bagus untuk pencairan dana desanya, tinggal digenjot lagi percepatannya agar pemanfaatannya diprioritaskan untuk padat karya tunai desa. Ini penting rangka mewujudkan ketahanan ekonomi desa," kata Halim.

Mantan Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur ini juga mendorong agar daerah yang belum menerbitkan Perbup terkait penjabaran dana desa, di Jawa Timur ada 10 kabupaten, segera menerbitkan perbupnya. Agar pencairan dana desa tidak terganjal. Begitu juga dengan daerah yang belum memberikan surat kuasa pencairan juga akan menghambat pencairan dana desanya.

"Kita harap di Bulan Maret nanti seluruh desa di Jawa Timur sudah bisa melakukan pemanfaatan dana desanya," tegas Halim.

Tidak hanya itu, terkait prioritas padat karya tunai yang diharapkan menjadi prioritas, menurut Halim akan mendongkrak ekonomi desa.

Halaman
12
Penulis: Fathia Yasmin
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved