Berita Mojokerto

Miris, Kondom dan Pelajar di 7 Pasangan Mesum Bukan Suami Istri di Kamar Kos Ilegal Mojokerto

Kondom dan pelajar sekolah ditemukan di antara tujuh pasangan mesum di Mojokerto yang terjaring Satpol PP Mojokerto Kota.

SURYA.co.id/Mohammad Romadoni
Petugas Satpol PP Kota Mojokerto saat mengamankan tujuh pasangan bukan suami istri yang terjaring razia operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) di dalam rumah kos, Rabu (19/2/2020). 

"Kami sangat prihatin temuan lain setelah digeledah di kamar kos ada alat kontrasepsi berupa kondom dan tespek kehamilan," ungkapnya.

Cewek di Surabaya Tak Bisa Menstruasi Selama 19 Tahun, Kesusahannya Terungkap di Pengadilan

Kronologi Lengkap Murid SD Hamili Siswi SMA, 2 Kali Berzina, Pengakuan Ibu Menyedihkan di FB

3 Fakta Video Viral Polisi Nyamar Driver Ojol demi Hadang Motor Yamaha NMAX, Tuai Pujian & Komentar

Ditambahkannya, tujuan razia ini untuk mencegah penyalahgunaan rumah kos yang diduga dijadikan ajang perbuatan asusila.

Petugas Satpol PP Kota Mojokerto akan gencar merazia rumah kos yang menyediakan tempat untuk pasangan mesum tersebut.

"Kami akan terus melakukan razia sewaktu-waktu karena kamar kos ini banyak yang ilegal dan seringkali disalahgunakan," tandasnya.

Kronologi TNI gadungan kelabui 5 janda

Kasus lebih miris sebelumnya melibatkan anggota TNI gadungan, padahal dia kuli bangunan.

Rayuan gombal duda Malang beranak satu yang mengaku anggota Kopaska TNI AL berhasil membikin 5 janda muda klepek-klepek, di antaranya sudah disetubuhi.

Tersangka TNI gadungan itu bernama Kusnan Ghoibi (29) warga Desa Tanggung, Kecamatan Turen, Malang melontarkan kata-kata mesra untuk memperdaya lima janda.

Dari awal perkenalan tersangka bersama kelima korban itu, dia menjanjikan akan menikahi dan mengenalkan korban dengan orang tuanya di kampung halamannya.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Iksan Fauzi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved