Berita Gresik

Harapan Siswa SMA di Gresik Kirim Surat Langsung ke Bupati terkait Banyak Sampah Dibuang Sembarangan

Thara Bening Sandrina menunjukkan salinan surat yang dikirim ke Bupati Gresik terkait penanganan sampah di Gresik Selatan.

Harapan Siswa SMA di Gresik Kirim Surat Langsung ke Bupati terkait Banyak Sampah Dibuang Sembarangan
surya.co.id/sugiyono
SURATI BUPATI - Thara Bening Sandrina menunjukkan salinan surat yang dikirim ke Bupati Gresik terkait penanganan sampah di Gresik Selatan, Kamis (6/2/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Thara Bening Sandrina (17), siswa kelas 12 SMAN 1 Driyorejo, Gresik mengirimkan surat langsung kepada Bupati Gresik Sabari Halim Radianto, Kamis (6/2/2020).

Surat tersebut berisi keluhannya terhadap kurangnya penanganan sampah di wilayah Gresik Selatan.

Dalam rusat tersebut, Thara menyampaikan keresahannya mengenai penanganan sampah di wilayah Gresik Selatan.

Sebab, di daerah tersebut terdapat jalur sungai Brantas yang airnya digunakan untuk kepentingan perusahaan daerah air minum dan keperluan masyarakat lainnya.

Sehingga, dirinya memberanikan diri mengirimkan surat kepada Bupati Gresik yang berisi usulan pengurangan sampah plastik sekali pakai, sehingga diharapkan bisa mengurangi sampah plastik.

Sebab, selama ini ditemukan tumpukan sampah di pinggir jalan dan bantaran sungai Brantas Driyorejo.

"Sampah plastik sangat mengancam keberlangsungan alam semesta, sebab tidak bisa diurai oleh lingkungan. Dampaknya, juga akan kembali kepada manusia sendiri, sehingga saya memberanikan diri untuk mengirimkan surat kepada Pak Bupati," kata Thara, usai mengirimkan surat di kantor Pemda Gresik.

Dengan mengirimkan surat tersebut, diharapkan Bupati Gresik Sambari membuat Peraturan Bupati yang berisi pelarangan penggunaan plastik sekali pakai dan memberlakukan peraturan pelarangan plastik sekali pakai, seperti kresek, sedotan dan styrofoam diseluruh swalayan, retail modern, toko kelontong dan pasar tradisional di Kabupaten Gresik.

Selain itu, Bupati Sembari juga menggalakkan gerakan Gresik tolak plastik sekali pakai.

Di mana masyarakat didorong untuk mulai menyetop penggunaan plastik sekali pakai. Dan berharap Pemkab Gresik menyediakan tempat sampah khusus jenis residual, seperti sampah popok di setiap RT/RW di Gresik Selatan.

"Seharusnya, menyediakan kendaraan pengangkut sampah setiap hari, bagi masyarakat Gresik Selatan dan menerapkan peraturan yang melarang plastik sekali pakai di semua sekolah dan kantor Pemkab Gresik," katanya.

Surat Thara diterima staf sekretariat Sekda Gresik, sehingga belum mendapat tanggapan dari Bupati Gresik Sambari Halim Radianto.

Penulis: Sugiyono
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved