Lapor Cak

Antre Pemutihan BBN, Warga Jangan Pakai Calo

"Saya sudah satu jam menunggu antrean. Semakin siang semakin banyak yang antre," kata Wardoyo, penunggak tiga tahun pajak kendaraan asal Jambangan.

Antre Pemutihan BBN, Warga Jangan Pakai Calo
surya.co.id/nuraini faiq
Suasana antre layanan pemutihan pajak dan biaya balik nama gratis di Kantor Samsat Surabaya Selatan di Ketintang, Senin (21/10/2019). 

Setiap penunggak pajak kendaraan akan dikenakan denda sebesar 2,5 persen dari nilai pajak. Terhitung setelah 15 hari masa berakhir pajak.

Wardoyo yang sudah mendapat nomor antrean dengan nomor 409 itu sudah berangkat dari rumah pukul 08.00. Namun sudah banyak yang antre. Begitu tiba langsujg diarahkan petugas apakah hendak pemutihan atau balik nama kendaraan.

Petugas memang mengarahkan pemohon sesuai tujuan. Ada selitar 12 loket dibuka khusus selama pelaksanan pemutihan tahun ini. Bahkan Kantor Samsat Ketintang imemberikan penanda dengan memberikan kalung dengan warna tali berbeda. 

Ada tali warna kuning berarti pemutihan dan biru berarti balik nama.

"Saya mau balik nama mobil yang saya beli second. Tidak papa antre karena memang banyak yang dilayani," ungkap Ali Maksum, pemohon BBN.

Ali menunggu momen BBN atas mobil yang dia beli delapan bulan lalu. Mobil bekas itu dibeli dengan harga sekitar Rp 150 juta.

Dia siap membayar sesuai ketentuan agar STNK mobil itu bisa menjadi atas nama dirinya pribadi. Bukan pemilik lama.

Ali menuturkan kalau atas nama pribadi saat membayar pajak kendaraan tidak repot. Tidak perlu kesulitan mencari KTP asli pemilik lama mobil yang dia beli. Dia menyebut telah menyiapkan dana Rp 4 jutaan untuk mengurus balik nama

Mobil yang Ali beli adalah mobil sama-sama Plat L namun beda lokasi wilayah. Ada Surabya Timur, Surabaya Barat. Sebagaimana aturannya, jika di luar wilayah harus proses mutasi juga. 

Lantas berapa biaya balik nama kendaraan? Administratur Kantor Samsat Surabaya Selatan Ismail menyebutkan bahwa besaran BBN secara umum sekitar 10 persen dari nilai jual kendaraan. 

Halaman
123
Penulis: Nuraini Faiq
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved