Liputan Khusus
Pemilik Lahan Bandara Kediri Minta Harga Rp 2,5 Juta Per Meter
Rencana PT Gudang Garam Tbk membangun bandar udara melalui anak perusahaannya PT Surya Dhoho Investama (SDI), membuat harga tanah melambung tinggi
Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Cak Sur
Dia mengungkapkan, harga tanah terakhir yang terus berubah-ubah akan berdampak terhadap pembebasan lahan Bandara Kediri. Bahkan, di Desa Kaliboto harga tanah sudah di atas tanah Bandara Kediri, sekitar Rp 20 juta hingga Rp 25 juta per ru.
Dikatakannya, proses pembebasan lahan di Desa Bulusari sudah berlangsung semenjak 2017 sebenarnya sudah tuntas. Namun ada pergeseran runway, sehingga membutuhkan pembebasan lahan lagi.
“Banyak warga yang nangis-nangis minta tempat relokasi karena mereka kesulitan mencari lahan untuk membangun dari awal lagi,” jelasnya.
Ditambahkannya, persoalan yang dihadapi warga saat ini adalah relokasi untuk lahan pengganti tempat tinggal. “Mungkin bisa difasilitasi rumah yang kecil kadi pemerintah memikirkannya tidak hanya sekedar membebaskan saja,” pungkasnya.