Breaking News:

Pemanasan Jelang Kontes Kecantikan Ikan Cupang di All Star International Betta Show

unimal Pakuwon Trade Center (PTC) akan menjadi tempat perhelatan festival ikan cupang terbesar di Surabaya. Pemanasan pun mulai dilakukan.

tribun jatim/hefty suud
Pameran ikan cupang dalam All Star International Betta Show di PTC. Dalam acara tersebut diadakan dua kegiatan secara bersamaan, yaitu pameran dan kompetisi atau kontes kecantikan ikan cupang. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Hefty's Suud

SURYA.co.id | SURABAYA - Funimal Pakuwon Trade Center (PTC) akan menjadi tempat perhelatan festival ikan cupang terbesar di Surabaya.

Acara bertajuk All Star International Betta Show itu puncaknya akan berlangsung Jumat (4/10/2019) sampai Minggu (6/10/2019).

Di ajang itu, pecinta ikan cupang se-Asia Tenggara akan berkumpul dan mengadu kecantikan ikan cupang miliknya.

Untuk menyambut kontes kecantikan ikan cupang tersebut, Hari ini, Minggu (29/9/2019), diadakan Kontes Latihan Peestasi. 149 ikan cupang dari Surabaya dan sekitarnya, lebih dulu beradu kecantikan.

"Ikan cupang ini secara perlombaan dibagi menjadi tiga, yaitu adu, hias, dan alam. Nah untuk yang diadakan di sini adalah perlombaan hias, jadi yang dinilai adalah kecantikan ikan tersebut," ujar Edwin Marsetio Suwardi, ketua Indonesia Betta Union.

Bertindak sebagai juri Kontes Latihan Prestasi, Edwin menyebut ada tiga kriteria yang dinilai dalam kontes kecantikan ikan cupang, yaitu bentuk sirip, warna, dan mental.

"Kalau dia nggak mau membuka siripnya, berarti ikan itu nggak bisa dinilai, karena mentalnya jelek," ujar Edwin.

Juri lainnya yang juga dari Indonesia Betta Union, Fendy Margono mengatakan, untuk memastikan apakah ikan tersebut telah benar-benar membuka siripnya adalah melihat insang yang ada di bawah bibirnya.

"Kalau di bawah mulutnya, insangnya itu terbuka, berarti dia mentalnya bagus. Ini adalah indikator kalau ikan cupang sudah membuka siripnya," jelas Fendy.

Selain itu, dalam kontes kecantikan ikan cupang, warna dan proporsi juga kriteria yang penting dalam penilaian.

Untuk itu, dalam kontes tersebut, ikan dinilai berdasarkan kategori warnanya, yaitu basic, marble, atau muliticolor.

Dari segi proporsi, juri akan mengamati apakah lebar siripnya sesuai dengan ukuran badannya. Juri pun akan mengamati apakah sirip bawahnya terlalu panjang atau terlalu pendek.

Dalam All Star International Betta Show, kriteria penilaian kurang lebih sama. Namun, imbuh Edwin, jurinya akan berasal dari Singapura, Malaysia, dan Indonesia.

Penulis: Hefty's Suud
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved