Kilas Balik

Putri Jenderal TNI AH Nasution Bersimbah Darah Ditembak PKI, Berikut Video Kesaksian Hendrianti

Putri jenderal TNI AH Nasution, Ade Irma Suryani Nasution harus bersimbah darah karena ditembak tentara antek PKI, berikut video kesaksian Hendrianti

Putri Jenderal TNI AH Nasution Bersimbah Darah Ditembak PKI, Berikut Video Kesaksian Hendrianti
Youtube
Hendrianti Sahara Nasution saat memberikan kesaksian 

SURYA.co.id - Putri jenderal TNI AH Nasution, Ade Irma Suryani Nasution harus bersimbah darah karena ditembak tentara antek PKI saat malam G30S/PKI

Seperti diungkapkan putri sulung jenderal TNI AH Nasution, Hendrianti Sahara Nasution dalam siaran stasiun televisi TV One

Hendrianti mengaku telah menyaksikan sang adik tewas tertembak dari jarak dekat.

Dalam wawancara TV One yang dilakukan di Menteng, Jakarta Pusat tersebut, Hendrianti menceritakan bagaimana kejadian mencekam saat ayahnya didatangi oleh anggota Cakrabirawa yang merupakan antek PKI

Kisah itu berawal pada pukul 3.30 WIB dini hari, ketika Jenderal AH Nasution dan istrinya, Johana Sunarti Nasution, terbangun dari tidur.

"Pukul 3.30 pagi, ibu saya dan ayah terbangun gara-gara nyamuk. Terdengar pintu digerebek, ibu saya melihat Cakrawabirawa masuk," ujar Hendrianti dikutip dari Bangka Pos dalam Artikel 'G30S/ PKI -- Cerita Sang Kakak, Ade Irma Suryani Ditembak dari Jarak Dekat'.

Lokasi Makam Ade Irma Suryani, putri AH Nasution yang tewas tertembak.
Lokasi Makam Ade Irma Suryani, putri AH Nasution yang tewas tertembak. ()

Menyadari ada pasukan Cakrabirawa, istri AH Nasution menutup kembali pintu tersebut lalu mengatakan kepada suaminya, "Itu yang membunuh kamu sudah datang."

"Pintu ditutup, ditembak oleh cakrawabirawa, lalu ditahan lagi oleh ibu saya. Lalu bapak (AH Nasution) bangun dan bilang biar saya hadapi, tapi ibu bilang jangan," papar Hendrianti.

Saat kehadiran pasukan Cakrabirawa, Ade Irma tengah bersama ibu dan ayahnya, AH Nasution.

Sang ibu hendak menyelamatkan suaminya, AH Nasution, yang saat itu memang menjadi incaran.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved