Berita Surabaya

BERITA SURABAYA POPULER Hari ini, Temuan Jasad Bayi di Kali Genteng & Imbauan Kendaraan Berplat L

BERITA SURABAYA POPULER Hari ini, Temuan Jasad Bayi di Kali Genteng & Imbauan Kendaraan Berplat L

BERITA SURABAYA POPULER Hari ini, Temuan Jasad Bayi di Kali Genteng & Imbauan Kendaraan Berplat L
SURYAOnline/Willy Abraham
Petugas mengevakuasi jasad bayi yang mengapung di Sungai Kali Genteng Surabaya, Selasa (17/9/2019). 

Sesampainya di Pasuruan, ungkap Hedjen, pelaku tak langsung pulang ke rumah orangtuanya.

Namun, singgah terlebih dahulu ke kediaman rekannya di Pasuruan. Selama singgah disana, pelaku sempat menggadaikan laptop hasil curiannya.

"Cuma laptop itu sudah digadaikan laptop aja, uangnya buat makan," tambahnya.

Hedjen mengungkapkan, pelaku bekerja sebagai PRT di rumah tersebut belum genap sebulan, tapi hanya 22 hari.

"Jadi direkomendasikan sama seseorang dia bisa bekerja disitu," jelasnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku nekat kabur dari rumah majikannya lantaran tidak betah.

"Dia hanya enggak kerasan, enggak betah, pelapor spontan sambil membawa barang-barang yang saat itu terlihat oleh terlapor," pungkasnya.

3. Pemkot Imbau Kendaran Warga Surabaya Harus Plat L, Ini Alasannya

Ilustrasi kendaraan berplat L
Ilustrasi kendaraan berplat L (surya/ahmad zaimul haq)

Warga Surabaya yang tinggal dan menetap di Kota Surabaya diimbau untuk menjadikan plat kendaraan mereka bernopol sesuai tempat tinggal. Baik motor maupun mobil warga Surabaya, sebaiknya berplat L. 

Imbauan tersebut dimaksudkan untuk menaikkan pendapatan daerah dan memaksimalkan Program pemutihan yang digelar Pemprov Jatim, khususnya menyangkut pajak kendaraan bermotor.

 "Jika ada kendaraan warga Surabaya yang masih bernopol luar Surabaya sebaiknya balik nama sehingga berplat L. Tapi ini sifatnya imbauan," kata Kabid Pendataan dan Penetapan Pajak Daerah Badan Pengelola Keuangan dan Pajak Daerah (BPKPD) Surabaya Anang Kurniawan, Selasa (17/9/2019).

Imbauan ini terkait hasil pendapatan pajak kendaraan. Sebab, pembagian hasil pendapatan pajak kendaraan itu 30 persen untuk Kota Surabaya dan 70 persen untuk Pemprov Jatim.

"Total penerimaan pajak kendaraan di Surabaya setelah sharing diperkirakan mencapai Rp 331 miliar. Kalau semua kendaraan warga Surabaya sudah Plat L, pasti akan naik lagi," sambungnya.

Anang memprediksi ada ribuan kendaraan di Surabaya yang dimiliki warga Pahlawan ini yang belum berplat L.

Mereka membeli kendaraan second dari luar kota sehingga bukan bernopol Surabaya. 

Ada pula yang membawa kendaraan dari daerah, namun sudah punya rumah di Surabaya.

Anang menyebut akan lebih baik jika kendaraan itu dibalik nama dan berplat L.

"Selain akan mempermudah mengurus administrasi saat membayar pajak juga akan dipermudah," ujarnya.

Anang tidak tahu berapa jumlah persis warga Surabaya yang kendaraannya belum plat L.

Sebab, semua urusan pajak kendaraan itu wewenang provinsi.

Surabaya dan semua daerah di Jatim berlaku sharing pendapatan pajak kendaraan.

Hingga saat ini total pendapatan Pajak bermotor di Surabaya masih belum maksimal.

Anang menyebut hingga saat ini penerimaan pajak kendaraan baru 42 persen.

Sementara itu, Populasi kendaraan yang terus meningkat dalam tiap tahun.

Kondisi ini berimplikasi pada besaran kebutuhan anggaran pembiayaan untuk fasilitas berlalu lintas. 

"Seperti pembiayaan jalan dan fasilitas rambu-rambu lalu lintas. Pembiayaan ini salah satunya diambilkan dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang dibayar oleh pemilik kendaraan bermotor,” paparnya.

Anang menjelaskan, sumber-sumber pendapatan itu masuk dan dikelola Pemprov Jatim.

Namun dari pendapatan tersebut, sekitar 30 persen adalah menjadi hak pemerintah atau kabupaten kota untuk penyelengaraan fasilitas-fasilitas di jalan. 

Sedangkan, pemilik kendaraan di Surabaya masih banyak yang menggunakan plat nomor dari luar Surabaya.

“Akibatnya, risiko kebutuhan biaya penyelenggaran tertib berlalu lintas di Surabaya juga meningkat,” ujarnya.

Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved