7 Fakta Janggal SPG dibunuh Pria di Hotel, Dari Geleng-Geleng Kepala Hingga Soal Bayaran

7 Fakta Janggal SPG dibunuh Pria di Hotel, Dari Geleng-Geleng Kepala Hingga Soal Bayaran

7 Fakta Janggal SPG dibunuh Pria di Hotel, Dari Geleng-Geleng Kepala Hingga Soal Bayaran
Tribun Bali / Nyoman Mahayasa & IST
7 Fakta Janggal SPG dibunuh Pria di Hotel, Dari Geleng-Geleng Kepala Hingga Soal Bayaran 

Mulanya, Bagus Putu Wijaya mengaku ingin membeli mobil korban lalu keduanya pun sepakat bertemu.

Saat bertemu tersebut, Bagus Putu Wijaya mengaku dirinya berprofesi sebagai gigolo.

"Di dalam pertemuan tersebut antara pelaku dan korban saling ngobrol-ngobrol, korban menanyakan pekerjaan pelaku.

Pelaku mengatakan dirinya seorang gigolo dengan menjajakan prostitusi secara online," kata Kombes Pol Ruddi Setiawan saat pers rilis di lobby Mapolresta Denpasar, Senin (12/8/2019) siang.

3. Niat Lakukan Hubungan Badan dengan Tarif Rp 500 Ribu

Ruddi mengatakan, lebih lanjut setelah mendengar pengakuan Bagus Putu Wijaya, korban mengajak pelaku untuk makan dan membuat kesepakatan dengannya.

Korban ingin melakukan hubungan suami istri setelah mengetahui pelaku merupakan seorang gigolo, dengan tarif Rp 500 ribu.

Selanjutnya korban dan Gus Tu pergi ke sebuah penginapan Teduh Ayu yang disewa selama dua jam dengan tarif Rp 60 ribu, Senin (5/8/2019) pukul 18.00 wita.

Rejeki Nomplok Yusuf Pasca Ditipu TKI Taiwan, Kesemsem Dijodohkan dengan Kakak Intan Permata

Detik-detik Proses Pemisahan Bayi Kembar Siam Asal Kendari Aqila-Azila, Ada Tim Kuning dan Hijau

Pengakuan Ibu Briptu Heidar, Sempat Telpon Anaknya: Hp Masih Aktif & Tersambung Tapi Tak Dijawab

4. Pengakuan Tersangka: Korban Tidak Puas

Saat melakukan hubungan suami istri, korban mengeluh dengan layanan yang diberikan oleh tersangka dan mengatakan bahwa tersangka 'tidak memuaskan'.

Halaman
1234
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved