8 Fakta Suami Asal Lamongan yang Jajakan Istrinya dengan Tarif Rp3 Juta per Kencan, 'Saya Cemburu'

8 Fakta Suami Asal Lamongan yang Jajakan Istrinya dengan Tarif Rp3 Juta per Kencan, 'Saya Cemburu'

8 Fakta Suami Asal Lamongan yang Jajakan Istrinya dengan Tarif Rp3 Juta per  Kencan, 'Saya Cemburu'
Ilustrasi
8 Fakta Suami Asal Lamongan yang Jajakan Istrinya dengan Tarif Rp3 Juta per Kencan, 'Saya Cemburu' 

SURYA.co.id - Suami asal Lamongan ini tega jajakan istrinya untuk melakukan hubungan badan dengan tarif Rp3 juta sekali kencan.

Pria yang diketahui bernama Farid Sugiarto ini kemudian ditangkap oleh Satreskrim Polres Malang saat melakukan aksinya di salah satu hotel di Kabupaten Malang, Rabu (19/6/2019).

Penangkapan yang dilakukan oleh Satreskrim Polres Malang ini berdasar pada laporan masyarakat yang mengetahui adanya layanan bercinta menyimpang dan dilakukan oleh sepasang suami istri.

6 Fakta Pengantin Wanita Tewas Seusai Berhubungan Badan Maraton 48 Jam, Sang Suami Terancam Ditahan

Bisnis Suami ini Menonton Istrinya Berhubungan Badan dengan Pelanggan, Tarif Rp 3 Juta Sekali Kencan

Jenderal Gatot Nurmantyo Singgung Usia & Independensi Hakim MK Jelang Putusan Sengketa Pilpres 2019

Berikut sederet fakta yang dirangkum SURYA.co.id dari data lapangan terkait kasus suami asal Lamongan jajakan istrinya dengan tarif Rp3 juta sekali kencan.

1. Ditangkap atas laporan warga

Farid Sugiarto (25) laki-laki asal Desa Sumberejo, Kabupaten Lamongan berhasil ditangkap oleh Satreskrim Polres Malang saat menjajakan istrinya pada pelanggan di salah satu hotel di Kabupaten Malang.

"Berawal dari laporan masyarakat. Ada pasutri yang menawarkan layanan bercinta menyimpang di hotel.

Atas dasar informasi tersebut kami lakukan penyelidikan dan penangkapan," Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung saat menggelar kasus perkara, Senin (24/6/2019).

2. Tersangka tawarkan istrinya via Facebook

Ujung menuturkan dalam melancarkan aksi menyimpangnya, tersangka memanfaatkan jejaring media sosial Facebook.

Halaman
1234
Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved