Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

Kondisi AHY Setelah Kepergian Ani Yudhoyono, Annisa Pohan Sampai Minta Ampun pada Allah SWT

AHY Ungkap Sifat Asli Ani Yudhoyono Lewat Foto Lawas, 'Bentuk Karakter Putri dan Istri Prajurit'

Kondisi AHY Setelah Kepergian Ani Yudhoyono, Annisa Pohan Sampai Minta Ampun pada Allah SWT
Instagram/agusyudhoyono
AHY Ungkap Sifat Asli Ani Yudhoyono Lewat Foto Lawas, 'Bentuk Karakter Putri dan Istri Prajurit' 

Dalam video berdurasi kurang dari satu menit itu memang kaki Ani Yudhoyono terlihat agak bengkak.

Ani Yudhoyono melanjutkan, latihan kecil yang ia lakukan ini bisa sampai sehari dua kali atau tiga kali.

"Sehari bisa dua kali atau tiga kali. Gerakannya bisa ke depan atau ke belakang. Terserah kita pokoknya goyang," lanjut Memo sambil disambut tawa kecil Annisa Pohan dan beberapa penjaganya kala itu.

Tak lama kemudian, muncul sosok Susilo Bambang Yudhoyono yang tampak rapi mengenakan kemeja batik warna merah sambil membawa segelas kopi di tangan.

"Ini bodyguradnya datang," ujar SBY lirih.

Pada kolom caption, Annisa Pohan memberikan keterangan jika video itu diambil pada tanggal 15 Mei 2019, sebelum Ani Yudhoyono meninggal dunia.

Selain itu, Annisa Pohan juga tampak meminta maaf lantaran tak dapat menjaga Ani Yudhoyono dengan baik.

Ia juga menyampaikan permintaan maaf jika selama menjadi menantu masih ada perilaku dan perkataan yang membuat Ani Yudhoyono sakit hati.

"Di sini Memo dalam kondisi yang paling baik dari 4 bulan di Rumah sakit, karena hasil darahnya cukup bagus untuk keesokan harinya diperbolehkan keluar kamar sebentar untuk menghirup udara segar.

walaupun malam-malam Memo semangat exercise sehingga dapat semakin kuat untuk jalan. 
terlihat mukanya sangat bahagia karena tidak sabar menyambut besok.
tidak menyangka tidak lama setelah itu kembali drop kondisinya.

ya Allah maafkan hamba kalau selama menjadi menantu Memo perilaku dan perkataan saya menyakiti hati Memo. 
Memo maafkan Annisa, Annisa merasa belum maksimal dalam merawat Memo, seharusnya Annisa bisa lebih baik lagi," tulis Annisa Pohan.

Wajah Ani Yudhoyono Tampak Bahagia dan Sempat Teteskan Air Mata

Presiden Republik Indonesia ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono atau yang sering disapa SBY menceritakan momen kebersamaannya bersama Ani Yudhoyono sebelum perempuan itu meninggal dunia.

SBY menyebutkan, penyakit kanker ganas menjadi faktor utama yang membuat kondisi Ani Yudhoyono memburuk.

"Saya dua hari dua malam, ada di tempat istri tercinta berjuang untuk melawan kanker yang ganas," kata SBY dikutip dari Kompas.com artikel 'Duka Mendalam Keluarga Yudhoyono', Minggu (2/6/2019). 

Kemudian SBY bercerita bahwa sebelum meninggal dunia, Ani Yudhoyono sempat meneteskan air mata.

Saat itu SBY tidak sengaja meneteskan air mata tepat di kening Ani Yudhoyono sembari memberikan semangat agar sang istri tetap berjuang melawan penyakit yang diderita.

Diakui SBY, ia menyebut bahwa air mata itu merupakan sebuah tanda cinta.

"Memo, kami semua ada di sini. Air mata yang jatuh itu adalah air mata cinta, air mata kasih, dan air mata sayang," ujar SBY. 

Saat itulah, air mata Ani Yudhoyono tampak keluar dari sudut matanya.

SBY yakin kala itu sang istri mendengar ucapannya meski dalam kondisi tidak sadar.

"Saya melihat di pelupuk matanya ada titik-titik air mata. So she was listening to us karena mungkin orang-orang yang disayangi itu masuk dalam hati dan pikiran," ujarnya menambahkan.

Detik-detik terakhir sebelum Ani Yudhoyono menghembuskan nafas terakhir, SBY melihat wajah istrinya tampak bahagia.

Kepada sang istri yang telah wafat, SBY pun mengucapkan selamat jalan.

"Ibu selamat jalan, semoga Memo hidup tenang di sisi Allah SWT," ujar SBY sembari mengingat perkataan terakhir yang diucapkan kepada sang istri.

Jenderal Bintang 2 Inilah yang Perintahkan Fortuner Berpelat Dinas Polisi Ugal-ugalan Dirazia

VIRAL Pesan Terakhir Pemudik Ngawi yang Tewas Kecelakaan Padahal Tinggal Selangkah dari Rumah

VIDEO Detik-detik Wanita Dililit Ular Piton 7 Meter hingga Tewas di Buton. Ini Kronologi Lengkapnya

SBY Menangis

SBY menangis di hadapan Dino Patti Djalal, mantan Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia masa jabatan 14 Juli 2014 hingga 20 Oktober 2014.

Tangisan SBY pecah kala Dino Patti Djalal datang untuk takziah di National University Hospital Singapura, pada Sabtu (2/6/2019).

Melalui akun Instagram pribadinya, @dinopatidjalal, pria berusia 53 tahun ini menceritakan momen pertemuannya dengan SBY. 

Dino Patti Djalal menjelaskan, SBY berulang kali mengatakan dirinya sudah mengikhlaskan kepergian Ani Yudhoyono.

"Pak SBY berkali2 katakan ke saya hari Ini : "Din.. saya sudah ikhlaskan Ibu Ani.. .. tapi berat... . Berat sekali..." #selamatjalanibuani," tulis Dino Patti Djalal.

Penulis: Akira Tandika Paramitaningtyas
Editor: Tri Mulyono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved