Pilpres 2019

Gerindra: Sandiaga Uno Tak Akan Kembali ke Balai Kota, tapi ke Kantor Wapres

Cawapres Sandiaga Uno yang berpasangan dengan Prabowo Subianto tidak akan kembali menjadi wakil Gubernur DKI Jakarta, namun justru ke kantor Wapres.

Editor: Tri Mulyono
Instagram
Sandiaga Uno menjalani perawatan tim medis. 

Tidak ada sepatah kata pun yang keluar dari pengusaha tersebut saat dimintai pendapat. Ia hanya tersenyum dan memegang tenggorokannya. Kemudian masuk ke dalam rumah, ketika Prabowo menyapa pendukungnya yang berkerumun di luar pagar.

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso menceritakan ketika 15 menit berbicara dengan Sandiaga di dalam sebelum acara deklarasi. Priyo mengaku hampir tidak bisa mendengar suara Sandiaga karena terlalu serak dan pelan.

"Saya hampir tidak bisa mendengar. Dia bilang sakit tenggorokannya kalau bicara," ujarnya di depan Kediaman Prabowo, Jakarta, Kamis (18/4).

Ia sekaligus mengonfirmasi ketidakhadiran Sandiaga saat pidato Prabowo dan sujud syukur di depan rumah.

Sandiaga pada Rabu (17/4) malam, ditemani oleh Nur Asia Uno berada di lantai 2 rumah. Ia beristirahat karena dinilai tidak memungkinkan bergabung. "Ia tidur semalam ditemani istrinya di lantai dua. Ada kamar tempat dia istirahat," jelasnya.

Sepanjang Kamis, Sandiaga berada di rumah pribadinya. Orang-orang terdekat mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu, mengatakan sedang beristirahat dan hanya makan siang bersama keluarga. Sementara untuk kesehatannya, Sandiaga sudah membaik dari sebelumnya.

“Alhamdulillah saya tadi ke dalam kondisinya sudah membaik, ‘cegukan’nya sudah hilang dan tadi bapak sedang makan siang bersama istri, ibunya Mien R Uno, dan ayahnya Henk Uno,” ujar Yuga, Anggota Tim Media Sandiaga.

Lihat video: 

4. Istirahat Total

Sandiaga Uno kembali mengabarkan kondisi terbarunya setelah dua hari menjalani perawatan.

Dalam postingan terbaru, Sandiaga Uno mengaku harus menjalani istirahat total.

"Ketika badan sudah tidak mau lagi diajak kompromi setelah 8 bulan menyapa masyarakat tanpa istirahat yang cukup."

"Saya ingin mengucapkan rasa terima kasih sebesar-besarnya untuk seluruh masyarakat yang telah mendoakan dan memberikan dukungan. Jangan patah semangat, kita terus berjuang menegakkan keadilan"

 Itulah tulisan Sandiaga Uno dalam postingan foto terbarunya, Sabtu 20 April 2019.

Dalam postingan itu,  Sandiaga Uno terlihat memakai kaos biru bertuliskan Kerja.

Dia juga terlihat sedang diperiksa oleh dokter, serta ditemani istrinya.

5. Ternyata Kena Penyakit ini

Akhirnya terungkap penyakit yang diderita Sandiaga Uno hingga membuatnya lesu bahkan tak menghadiri syukuran kemenangan Prabowo Subianto pada Rabu (17/4/2019) dan Jumat (19/4/2019)

Dilansir dari Tribunnews dalam artikel 'Menurut Dokter, Ini Sakit yang Diderita Sandiaga Uno', penyakit ini juga membuat Sandiaga Uno tampak lesu saat hadir dalam syukuran kemenangan Prabowo Subiant0 pada Kamis (18/4/2019)

penyakit yang diderita Sandi itu disampaikan dari hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh Ahli Penyakit Dalam Rumah Sakit Awal Bros (RSAB) Bekasi Barat, Dokter Kartariadi.

Dokter Kartariadi yang datang bersama pimpinan Rumah Sakit Awal Bros, Prof. Yos E. Susanto dan Leona itu memeriksa secara klinis kesehatan Sandi, mulai dari tekanan darah serta pemeriksaan mulut, mata dan telinga.

Pemeriksaan yang berlangsung sekitar setengah jam itu menyimpulkan kondisi kesehatan Sandi.

Sandi diketahui mengalami peradangan pada bagian tenggorokan serta flu.

Hal tersebut menyebabkan kondisi nya masih belum pulih ditambah adanya dugaan gangguan lambung akibat menurunnya nafsu makan.

Terkait hal tersebut,  Dokter Kartariadi menganjurkan kepada Suami Nur Asia itu agar beristirahat total.

Sementara, proses pemeriksaan lanjutan akan kembali dilakukan dengan pemeriksaan darah dan tingkat kolesterol.

"Saran oleh dokter istirahat total, disarankan bed rest oleh dokter karena kondisi sekarang gangguan lambung dan radang tenggorokan. Selanjutnya akan dilakukan check darah dan kolesterolnya besok," ungkap Dokter Kartariadi di kediaman Sandi, Jalan Pulombangkeng 5, Selong, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Jumat (19/4/2019).

Dokter Kartariadi mengungkapkan Sandi sempat bertanya kepada dirinya apakah tetap dapat berolahraga.

Namun, merujuk lemahnya kondisi kesehatan Sandi, dirinya melarang dan menganjurkan agar Sandi beristirahat total.

"Pak Sandi sempat bertanya apakah boleh melakukan kegiatan olahraga tapi saya menyarankan bed rest total," ungkapnya.

Hasil Sementara Situng KPU: (Data 7,88 Persen) Jokowi 54,27 Persen, Prabowo 45,73 Persen

Sementara itu, data penghitungan suara Pemilu Presiden (Pilpres) 2019 yang dimuat dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU) terus bergerak.

Data tersebut ditampilkan dalam portal pemilu2019.kpu.go.id.

Hingga Minggu (21/4/2019) pukul 07.02, data yang masuk telah mencapai 64.109 TPS dari total 813.350 TPS.

Jika dipresentasekan, jumlah tersebut baru mencapai sekitar 7,88 persen.

Hasil Situng sementara menunjukkan, pasangan capres cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul dengan raihan suara 54,27 persen.

Sementara paslon nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mendapatkan suara 45,73 persen.

Sementara ini, Jokowi-Ma'ruf unggul di sejumlah provinsi, seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sulawesi Utara, hingga Papua.

Penyebab Kematian Kartini Diungkap Suami, Sempat Alami Sakit Perut Hebat, Benarkah Diracun?

Sedangkan Prabowo-Sandi sementara ini unggul di Sumatra Barat, Nusa Tenggara Barat, Riau, Aceh, hingga Banten.

Menurut Komisioner KPU Pramono Ubaid Tanthowi, Situng berfungsi sebagai bentuk transparansi KPU kepada publik. 

Jika masyarakat maupun peserta pemilu menemukan kesalahan data yang ditampilkan, KPU akan segera melakukan koreksi.

Pramono menyebutkan, pihaknya justru sangat mengapresiasi informasi-informasi mengenai pemantauan hasil penghitungan dan rekapitulasi suara pemilu.

"Memang kami menunggu informasi, masukan dari masyarakat. Sehingga betul-betul fungsi publikasi dari Situng itu maksimal. Kami sangat terbuka untuk menerima masukan sehingga nanti bisa kami perbaiki atau kami koreksi," kata Pramono di kantor KPU, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat lalu.

Ia menambahkan, hasil resmi pemilu yang akan ditetapkan oleh KPU berasal dari penghitungan dan rekapitulasi secara berjenjang dari tiap-tiap daerah.

"Meskipun tampilan Situng kami terus berjalan, tetapi penghitungan suara untuk Pemilu 2019 tetap yang resmi adalah yang dilakukan melalui proses rekapitulasi yang pada hari-hari ini sudah mulai berproses di tingkat kecamatan.

Kemudian diteruskan rekapitulasi ditingkat kabupaten/kota, provinsi, dan sampai di tingkat nasional," kata dia. (*)

Raffi Ahmad Cerita Soal Jokowi pada Teuku Wisnu Pendukung Prabowo, Suami Shireen Sungkar: Luar Biasa

Kronologi 2 Anak Jokowi Berdebat Sengit Soal Survei Internal, Kaesang Pangarep Tantang Buka Datanya

Janji Ranty Maria Jika Diundang ke Pernikahan Ammar Zoni & Irish Bella, Datang Lalu Lakukan Hal ini

Jokowi-Maruf Unggul Versi Quick Count, Relawan di Surabaya Tumpengan Sambil Kartinian

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved