Rabu, 29 April 2026

Pilpres 2019

Ditanya soal Jabatan, Sandiaga Uno : Allah yang Nentuin, Woles Aja Gitu Loh. Aa Gym Pun Tersenyum

KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym bertanya kepada Sandiaga Uno soal arti jabatan dalam acara tausiyah, Kamis (1/11/208).

Tayang:
Editor: Iksan Fauzi
Kolase
Sandiaga Uno dan Aa Gym 

SURYA.co.id - KH Abdullah Gymnastiar atau akrab disapa Aa Gym bertanya kepada Sandiaga Uno soal arti jabatan dalam acara tausiyah, Kamis (1/11/208). 

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu pun lantas menjawab, jabatan itu adalah ujian, amanah, dan milik Allah.

Dialog antara Aa Gym dan Sandiaga Uno itu terlihat dari tayangan YouTube Masjid Daarut Tauhiid, Jumat (2/11/2018).

"Di surat Ali Imran ayat 26, bahwa jabatan dan kekuasaan itu milik Allah," jawab Sandiaga Uno.

Baca: Cawapres Sandiaga Uno Kenalkan Cucu Pendiri NU sebagai Juru Bicara Prabowo-Sandi

Baca: Prabowo Digambarkan sebagai Sosok Pemarah di Video saat di Ponorogo, Ini Tanggapan Dahnil Anzar

Baca: Prabowo Ziarah di Makam Sunan Ampel karena Imbauan Kiai Khos di Jawa Timur

Cawapres yang mendampingi Prabowo Subianto itu kemudian menjabarkan arti dari surat Ali Imron: 26 tersebut.

Katanya, bahwa Allah akan memberikan kepada siapa yang dikehendaki, dan akan mencabut dari siapa yang Allah kehendaki.

Dan akan mengangkat pada siapa yang dia kehendaki, dan dia akan hinakan kepada siapa yang dia kehendaki.

"Jadi nyantai aja, orang Allah yang nentuin. Jadi buat saya, kita ikhtiar saja, nanti hasilnya Allah yang nentuin. Kalau itu milik kita, ya jadi milik kita, kalau nggak, woles saja gitu loh, gak usah dibawa perasaan, gak usah baper," ujar Sandiaga Uno.

Baca: Presiden Jokowi Tegaskan Dana Kelurahan Rp 3 Triliun untuk Kurangi Kemiskinan di Perkotaan

Baca: Gus Irfan Gabung, Basuki Babussalam : Magnet bagi Nahdliyin Menangkan Prabowo-Sandi di Jatim

Baca: Gelar Seminar Bahaya HTI, Kapolres Lamongan : HTI Picu Kerusuhan di Mana-mana juga di Negara Lain

Aa Gym yang mendengar penjelasan Sandiaga Uno itu kemudian tampak tersenyum

"Ya iyaa, emang," kata Aa Gym sambil melirik ke arah Sandiaga Unolalu kemudian tertawa.

"Jangan terlalu serius lah," kata Aa Gym lagi.

Aa Gym kemudian membacakan QS Ali Imran:26 tersebut berserta artinya.

قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ ۖ بِيَدِكَ الْخَيْرُ ۖ إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

"Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu."

Aa Gym kemudian menjelaskan arti dari surat tersebut, bahwa kekuasaan dan kemuliaan yang dimaksud adalah hal yang berbeda.

"Kekuasaan dan kemuliaan oleh Allah dipisahkan, artinya kekuasaan itu tidak langsung jadi mulia. Artinya kekuasaan itu diberikan kepada siapa saja, hitler saja diberi kekuasaan oleh Allah," jelas Aa Gym.

Aa Gym juga mengatakan, banyak orang yang mengingkari Allah, tapi jika Allah berkehendak, akan tetap diberikan jabatan.

"Tapi kalau diperoleh dengan cara yang benar, maka diberikan bonus kemuliaan, kalau diberi kekuasaan disalahgunakan maka dihinakan," jelas Aa Gym lagi.

Untuk itu, Aa Gym mengatakan, tidak penting siapa yang akan terpilih di Pilpres 2019, yang paling penting yakni siapa yang jadi pemenang.

"Jadi yang menang itu yang niatnya paling baik, yang caranya paling baik, itulah pemenangnya. Perkara siapa yang jadi itu mah terserah Allah. Gak usah neko-neko, gak usah capek hate," ujarnya.

Sindiran untuk Kandidat yang Umbar Janji.

Sandiaga Uno tampak berapi-api soal janji-janji kandidat di pilkada, pileg dan pilpres.

Bahkan saking semangatnya, Sandiaga Uno sampai diingatkan oleh penceramah KH Abdullah Gym Nastiar atau yang akrab disapa Aa Gym.

Hal itu disampaikan Sandiaga Uno di acara kajian Aa Gym di Majlis Ta'lim Aisyah, Selasa (30/10/2018).

"Aa merasa ke adik sendiri. Dia orang yang tidak punya apa-apa sama seperti kita, tapi dititipi banyak hal," ujarnya membuka kajian.

Pada kajian itu, Aa Gym lebih memfokuskan pada pengalaman Sandiaga Uno sebagai pengusaha yang sukses.

Aa Gym tidak ingin membicarakan terlalu dalam mengenai politik yang sedang panas sekarang ini.

Dalam ceritanya sebagai seorang pengusaha sukses, Sandiaga Uno menegaskan, dirinya tidak ingin mencampur politik dengan bisnisnya.

Sebab, kata dia, politik dan bisnis itu adalah dua hal yang sangat berbeda jauh.

Ia mencontohkan, dalam politik, mengumbar janji itu sudah biasa, namun dalam bisnis itu adalah hal yang perlu dipertanggung jawabkan.

"Janji di politik itu beda sama bisnis, kalau di politik itu janjinya gampang banget, ya pokoknya kita akan A, B, C, tiap lagi kampanye turun," ujar Sandiaga Uno ke Aa Gym.

Ia kemudian mencontohkan saat ia berkampanye di Brebes dan Tegal beberapa waktu lalu.

"Janji, ya Insya Allah kita akan A, B, C, D, tapi saya tuh harus hati-hati, karena kalau di dunia usaha itu kalau kita janji pasti ditagih," jelasnya.

Hal itu, kata dia, sangat berbeda di politik, yang mana para kandidat biasanya lupa akan janjinya setelah terpilih.

"Kalau di politik itu ternyata ada giumnya, sama, pilkada, pileg, sama pilpres, tau gak bedanya sama pil KB? Kalau pil KB, kalau lupa jadi, tapi kalau pilkada, pileg, pilpres, kalau jadi, lupa," ujarnya disambut tawa ibu-ibu.

Rupanya, hal itulah yang membuat Sandiaga Uno kecewa hingga akhirnya berapi-api.
"Dan ternyata itu sudah dimahfumi gitu loh, dan itu kacau gitu loh, kalau di bisnis itu gak boleh seperti itu," katanya ke Aa Gym.

Melihat Sandiaga Uno yang mulai panas, Aa Gym kemudian menenangkannya dengan menepuk-nepuk bahu Sandiaga Uno.
"Iya, iya, iya, tenang, tenang, ya, ini tensi lagi mateng, sabar..," kata Aa Gym disambut tawa para ibu-ibu lagi.

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved