Kamis, 9 April 2026

Pilpres 2019

Bawaslu Panggil 12 Kepala Daerah yang Dukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin

Para kepala daerah yang mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin dipanggil Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Editor: Iksan Fauzi
Agus Suparto/Fotografer Kepresidenan
Presiden Joko Widodo bersama Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf Amin, Erick Thohir. 

SURYA.co.id | PEKANBARU - Para kepala daerah yang mendukung pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin dipanggil Bawaslu.

Pemanggilan itu terjadi di Provinsi Riau terhadap Tim Cakra 19 atau tim relawan Jokowi-Ma'ruf Amin.

Di provinsi itu, ada 12 kepala daerah yang menyatakan mendukung pasangan nomor urut 01.

Baca: Ketua Cyber Indonesia, Muannas Al Aidid Prediksi Ada Tersangka Baru Kasus Hoaks Ratna Saumpaet

Baca: Kapitra Ampera Ultimatum Amien Rais soal Pencopotan Kapolri, Ini Tanggapan Kuasa Humum Amien

Untuk menghadapi pemanggilan Bawaslu Riau itu, Tim Cakra 19 sudah mempersiapkan pengacara untuk mendampingi saat pemeriksaan oleh Bawaslu Riau.

Hal itu disampaikan Ketua Harian Cakra 19 Riau, Suhardiman Ambi saat dihubungi Kompas.com, Jumat (12/10/2018).

"Kita sudah menyiapkan 120 pengacara untuk mendampingi kepala daerah yang akan dipanggil Bawaslu Riau," ungkap Suhardiman.

Baca: 4 Fakta Pilpres 2019 Terberat bagi Prabowo Menurut Sekjen Gerindra Ahmad Muzani

Baca: Kabar Suap kepada Kapolri Tito Karnavian Adalah Hoaks, Begini Penjelasan Mahfud MD

Dia menjelaskan, masing-masing kepala daerah akan didampingi 10 orang pengacara.

"Kita saat ini sudah mempersiapkan pengacara untuk mendampingi secara hukum," jelas Suhardiman.

Dia menuturkan, seluruh kepala daerah yang memberikan dukungan kepada capres Jokowi adalah putra terbaik Riau.

Baca: Ribut Pemeriksaan Amien Rais, Kata Mahfud MD : Dia Bukan Target Tersangka

Baca: Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang Diperiksa Penyidik soal Hoaks Ratna Sarumpaet

Baca: Inilah Peran Nanik S Deyang sebagai Saksi Kunci Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet Dianiaya

Menurutnya, dukungan itu adalah hak masing-masing kepala daerah.

"Jadi, jangan ada aksi yang berlebihan sama Bawaslu Riau. Kita tidak mau masyarakat dikompori. Jadi, Cakra 19 ini suatu kekuatan baru yang bisa melindungi rakyat," terang Suhardiman.

Menurutnya, seorang kepala daerah mendukung seorang calon presiden sulit melepaskan jabatan di partai politik.

"Jabatan kepala daerah dan jabatan di partai politik tentu susah untuk membedakannya. Di suatu sisi kepala daerah juga tidak terlepas dari dukungan partai politik. Yang jelas pembangunan di Riau terus berjalan. Saya pikir tidak ada masalah," kata Suhardiman.

"Jadi, kalau nanti dipanggil (Bawaslu Riau), kita sudah siapkan kekuatan. Secara hukum kita siap," tambahnya.

Sebelumnya, Rabu (10/10/2018) lalu, seluruh kepala daerah melakukan deklarasi untuk mendukung Jokowi dua periode.

Setidaknya, ada 12 kepala daerah yang menyatakan mendukung Jokowi dan mereka menandatangani dukungan itu atas nama jabatan bupati dan wali kota.

Bupati Siak Syamsuar yang terpilih sebagai gubernur Riau membacakan pernyataan dukungan kepada Jokowi.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved