Polemik Ratna Sarumpaet

Ketua Cyber Indonesia, Muannas Al Aidid Prediksi Ada Tersangka Baru Kasus Hoaks Ratna Saumpaet

"Saya menduga bakal ada Tersangka Baru dalam Kasus Hoax RS. Kita tunggu saja," kata Muannas Al Aidid.

Ketua Cyber Indonesia, Muannas Al Aidid Prediksi Ada Tersangka Baru Kasus Hoaks Ratna Saumpaet
tribunnews
Ratna Sarumpaet meninggalkan Dirkrimum Polda Metro Jaya, Jumat (5/10/2018) dini hari 

SURYA.co.id | JAKARTA - Polemik kasus hoaks Ratna Sarumpaet masih ramai di kalangan politisi, khususnya antara kubu Prabowo-Sandi dan Jokowi-Ma'ruf.

Saat ini, beberapa tokoh nasional dan politisi juga turut terseret dalam kasus hoaks tersebut.

Di antaranya, tokoh sekelas Amien Rais, Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan para politisi dari kubu Prabowo-Sandi.

Dua hari lalu, Amien Rais diperiksa penyidik Polda Metro Jaya sebagai saksi kasus hoaks Ratna Sarumpaet.

Sebelumnya tokoh buruh, Said Iqbal juga diperiksa Polda Metro Jaya juga sebagai saksi. 

Sebelumnya, perwakilan Cyber Indonesia juga telah melaporkan Ratna Sarumpaet, Sandiaga Uno, dan Prabowo Subianto ke Polda Metro Jaya atas dugaan membuat ujaran kebencian.

Tak hanya ketiganya, Fadli Zon, Rachel Maryam, Ferdinand Hutahean, Habiburokhman dan Dahnil Anzar Simanjuntak pun turut dilaporkan.

Dilansir SURYA.co.id dari Tribunnews.com, Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Al Aidid mengatakan, laporan itu dibuat seiring beredarnya kabar bohong yang dilontarkan Ratna.

Ratna Sarumpaet membuat kabar hoaks dianiaya di Bandara Husein Sastranegara Bandung pada 21 September 2018 malam.

Sementara, Fadli Zon, Rachel Maryam, Ferdinand Hutahean, Habiburokhman dan Dahnil Anzar Simanjuntak disebut melontarkan informasi bohong yang mengarah pada ujaran kebencian melalui media sosial baik Twitter maupun Facebook, dan media massa.

Halaman
1234
Editor: Iksan Fauzi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help