Rabu, 6 Mei 2026

Pilkada 2018

Kampanye Tinggal Empat Hari, Khofifah Indar Parawansa Masih Rajin Turun ke Pasar di Blitar

Di Pasar Lodoyo, Khofifah banyak mendapatkan doa dan restu dari para pedagang di pasar.

Tayang:
Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Titis Jati Permata
surya/fatimatuz zahroh
Cagub Jatim Nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa turun menyapa masyarakat di pasar tradisional Lodoyo, di Kabupaten Blitar, Rabu (20/6/2018). 

SURYA.co.id | BLITAR - Masa kampanye untuk con gubernur dan calon wakil gubernur Jawa Timur menyisakan empat hari ke depan.

Pagi ini, Rabu (20/6/2018), Cagub Jatim Nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa masih menyisakan waktu untuk turun menyapaa masyarakat di pasar tradisional, di Kabupaten Blitar.

Khofifah memilih untuk menyapa para pedagang yang ada di Pasar Lodoyo.

Pasar yang tampak rapi dan bersih itu sudah mulai dipadati pedagang dan pembeli usai libur lebaran.

Ketua Umum PP Muslimat NU tersebut memanfaatkan momen untuk untuk bersapa meet the people untuk meminta dukungan dam support tanggal 27 Juni mendatang.

"Sisa kampanye ini kita terus jalan, saya masih terus meet the people. Mas Emil juga masih ada agenda di Malang mendampingi Mas AHY, jadi kita terus jalan," ucap Khofifah.

Lebih lanjut, saat di Pasar Lodoyo, Khofifah banyak mendapatkan doa dan restu dari para pedagang di pasar.

Bahkan ada juga yang meyakinkan bahwa dirinya akan mendukung dan memilih Khofifah.

"Insyallah Bu Khofifah menang, saya akan pilih bu Khofifah asal jangan lupa dengn wong cilik ya Bu," kata Pardi, pedagang ketupat.

Saat di pasar Khofifah juga sempat ditanyai soal fatwa fardhu ain yang banyak tersebar di spanduk-spanduk di Blitar.

Khofifah menjelaskan yang memasang bukan dirinya maupun tim.

Dijelaskan Khofifah, yang memasang adalah orang yang banyak rejeki yang memasangkan spanduk untuk Khofifah di jam yang sama dan bersama-sama di bnyak daerah di Jawa Timur.

"Padahal kalau kita yang pasang spanduk kampanye semdiri, semalam saja sudah hilang spanduknya. Ini malah ada yang memasangkan di waktu yang sama dan berbarengan, padahal kita masing-masing paslon sudah berpakta intehritas untuk tidak membawa kampanye sara," tegasnya.

Terkait pengembangan pasar tradisional, Khofifah menegaskan pihaknya bertekad ingin membuat gerakan ayo belanja di pasar tradisional.

Untuk itu ia memiliki program perbaikan infrastruktur lewat CSR, penyediakan agen KUR, dan juga pembangunan gudang warehouse di asar tradisional.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved