Minggu, 19 April 2026
Grahadi

Pakde Karwo Sebut Prospektus Sektor Properti di Jatim Sangat Bagus

Peluang investasi di sektor properti di Jatim masih cukup menarik. Ini alasan-alasannya menurut Gubernur Soekarwo

ist/humas pemprov jatim
Gubernur Jatim, Soekarwo (kedua dari kanan) saat menghadiri Grand Operning Apartemen One East Residence yang digarap MNC Group, Minggu (6/5/2018) 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pertumbuhan pendapatan per kapita, pertumbuhan masyarakat kelas menengah, serta backlog yang cukup tinggi di Jatim menjadikan prospektus sektor properti di Jawa Timur sangat menarik.  

Hal itu disampaikan Gubernur Jatim, Dr. H. Soekarwo pada acara Grand Operning Apartemen One East Residence, di Jl. Kertajaya Surabaya, Sabtu (5/5) malam.

Backlog hunian umah di Jatim, jelas Pakde Karwo-sapaan akrab Gubernur Jatim ini, mencapai 1.026.000.

Sementara pendapatan per kapita Jatim akhir tahun ini mencapai 4.275 dolar AS, dan tahun depan diprediksi 4.400 dolar AS.

Sementara itu, kelas menengah ke atas Jatim naik 350 ribu.

“Artinya kita sudah di upper middle income. Jadi, prospektus properti di Jatim bagus sekali” tambahnya.

Sebagai indikasi kenaikan kelas menengah, menurut Pakde Karwo adalah penurunan penjualan sepeda motor sebesar 54 ribu, tapi di sisi lain, terdapat kenaikan sebanyak 9.200 lebih untuk penjualan kendaraan roda empat 1500 cc kebawah.

Dengan naiknya kelas menengah tersebut, lanjutnya, pendapatan masyarakat Jatim juga meningkat. Sebagian dari pendapatan tersebut digunakan untuk kepentingan rekreasi, dan konsumsi non makan minum, termasuk membeli properti. Apalagi, masih banyak masyarakat yang belum memiliki hunian.

Karena itu, Pakde Karwo optimis pasar properti di Jatim sangat cerah. Ditambah lagi, Jatim adalah tempat paling baik untuk berinvestasi.

“Easy of doing business di Jatim nomor satu di Indonesia, ini menurut publikasi Tahun 2018 dari Asia Competitiveness Institute (ACI), Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore” katanya.

Terkait One East Residence, Gubernur kelahiran Madiun ini sangat mendukung keberadaan apartemen di tengah kota tersebut.

“Ini contoh yang baik, yaitu membangun gedung vertikal di perkotaan, kami harap proyek-proyek serupa bisa dibangun di Malang, Jember, Kediri, dan Madiun. Sebab lahan membangun rumah disini kian terbatas” ujarnya.

CEO MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengatakan, One East Residence adalah apartemen premium pertama yang dikembangkan MNC Land di wilayah Surabaya.

Apartemen ini memadukan konsep Premium Residence, 5 Stars Hotel & Residence by Oakwood, Fine Dining Resto and Café.

“Ini apartemen pertama kami di Surabaya, kami pastikan proyek ini berjalan baik dan akan memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya para konsumen. Karena ini yang pertama, tentu kami mengharap bisa mendapat kepercayaan dari masyarakat Jatim, khususnya Surabaya” katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved