Minggu, 19 April 2026

Pilkada 2018

Penganugerahan Doktor HC Bos Mayapada, Puti Ajak Industri Sinergi dengan UMKM Berbasis Inti-Plasma

Cawagub Jatim nomor urut 2, Puti Guntur Soekarno mendorong terbentuknya sinergi antara pelaku industri dengan pelaku UMKM.

surabaya.tribunnews.com/bobby constantine koloway
Puti Guntur Soekarno (kiri) saat menghadiri penganugerahan gelar doktor Honoris Causa untuk Prof Dato Sri Tahir 

SURYA.co.id, SURABAYA – Calon Wakil Gubernur Jawa Timur, Puti Guntur Soekarno hadir pada acara penganugerahan gelar doktor honoris causa (HC) bidang ekonomi kepada CEO Mayapada Grup Prof Dato Sri Tahir oleh Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Kamis (8/3/2018).

Berlangsung di Kampus C Unair Surabaya, Puti mengikuti prosesi penganugerahan tersebut sejak awal hingga akhir acara.

Ditemui di sela acara ini, Puti menegaskan bahwa penganugerahan gelar ini menjadi momentum para pengusaha untuk bisa meniru sepak terjang Tahir dalam mengemban misi kemanusiaan.

“Pertama, kami mengucapkan selamat kepada pak Tahir atas penganugerahan doctor honoris clausa ini,” ujar Puti di sela acara, Kamis (8/3/2018).

”Tentunya, kami mengapresiasi atas pemberian gelar ini. Hal ini sekaligus menjadi inspirasi bagaimana Pak Tahir mengabdikan dirinya dan menyumbangkan sebagaian dari kekayaannya di dalam pendidikan dan kesehatan. Kemudian, beliau juga banyak membantu bukan hanya masyarakat Indonesia, namun juga para pengungsi yang ada di luar negeri,” puji Puti yang nantinya akan berdampingan dengan Calon Gubernur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ini.

Tak hanya di bidang ekonomi, Tahir melalui Tahir Foundation (organisasi kemanusiaan Tahir Group) memang memiliki berbagai program kemanusiaan. Di antaranya, program pengobatan kanker gratis untuk anak-anak hingga operasi jantung gratis.

Tak hanya itu, pria kelahiran Surabaya ini juga pernah menyumbang untuk pengungsi di Suriah.

Ke depan, Puti berharap para pengusaha di Jawa Timur bisa meneladani Tahir dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Di antaranya dengan menggunakan pola inti plasma berbasis CSR.

Pola Inti Plasma yang dimaksud adalah kemitraan antara usaha kecil dengan usaha menengah atau usaha besar. Pengusaha besar sebagai inti membina dan mengembangkan usaha kecil yang menjadi plasmanya.

Pembinaan bisa melalui penyediaan lahan, penyediaan sarana produksi, pemberian bimbingan teknis manajemen usaha dan produksi, hingga penguasaan dan peningkatan teknologi. Tujuannya, untuk peningkatan efisiensi dan produktivitas usaha

”Tentunya, kami berharap adanya kerjasama CSR dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa dan UMKM. Pola tersebut akan kami dorong terus sehingga industri bisa membuka lowongan kerja untuk anak-anak muda,” urai Puti.

“Sebaliknya, UMKM juga harus terintegrasi dengan berbagai cluster industri. Sehingga, Industri juga bisa menjadi wadah UMKM yang sekaligus menunjang industrinya itu sendiri,” pungkas mantan Anggota Komisi X DPR RI ini.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved