Khofifah dan Emil Menuju Jatim 1

Khofifah Dapat Amanah Menata NU, Ingin Perluas Peran NU di Kancah Global

Bacagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa diberi amanah untuk ikut menjadikan NU lebih berkontribusi di kancah global.

Khofifah Dapat Amanah Menata NU, Ingin Perluas Peran NU di Kancah Global
surya/fatimatuz zahro
Bacagub Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa silaturahmi ke Ponpes Pandaranan Tulungagung dalam rangka Turba Pimpinan Wilayah Muslimat NU bersama Ketua Umum PP Muslimat, Selasa (6/2/2018). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memiliki keinginan untuk mengembangkan peran NU di kancah global.

Hal itu ia sampaikan di depan banyak anggota Muslimat di Ponpes Pandaranan Kabupaten Tulungagung beberapa hari lalu.

Ia mengatakan bahwa NU harus mampu ikut berperan dalam mengatasi kebutuhan dan permasalahan global.

Mantan Menteri Sosial itu menceritakan salah satu pengalamannya saat umroh di Masjid Nabawi, beberapa waktu yang lalu.

"Ketika saya Romadhon saya umroh, di Masjid Nabawi saya sedang membaca Al-Quran. Di sana ada tujuh orang yang membawa mushaf lalu mengusapkan tangan ke mushaf dan kepalanya," kata Khofifah.

Tujuh orang itu juga sempat mengusahkan tangan ke mushaf dan kepala Khofifah. Penasaran, Khofifah lalu menanyai dari mana mereka berasal.

"Saat saya tanya, ternyata mereka berasal dari Uzbekistan. Mereka tinggal di sekitar makam Imam Bukhori," ucapnya.

Khofifah lalu melanjutkan, ia lalu mengajak mereka mengaji. Saat itu yang ia bukakan adalah Surat Al Fatihah.

"Saat membaca ayat kedua, mereka sudah tidak bisa. Padahal mereka tinggal di tempat kelahiran Imam Bukhori," ucapnya.

Hal itu membuat Khofifah resah dan menyampaikan kondisi itu ke Rois Syuriah PBNU Ma'ruf Amin.

"Saya sampaikan kiai Ma'ruf Amin, seharusnya kita bisa mengirim guru ngaji ke sana. Mereka butuh kita yai," kata Khofifah.

Sebab kondisinya di sana anak muda sudah tidak bisa membaca Al-Quran sedangkan sesepuh sudah banyak yang tidak lagi bisa mengajarkan Al-Quran.

Hal ini juga pernah ia sampaikan ke Kiai Muchid Muzadi, sesepuh PBNU. Saat itu justru ia mendapatkan amanah.

"Kiai Muchid Muzadi bilang di depan banyak tokoh NU yang lain, Mbak Khofifah tolong samean tak tugasi menata NU. Menata NU ini miqat-nya (porosnya) harus dari Jawa Timur, begitu pesan beliau," kata Khofifah.

Oleh sebab itu, hal tersebut juga sebagai jawaban Khofifah yang selama ini dipertanyakan apakah dirinya bisa menata NU atau tidak.

Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved