Road to Election
Diisukan Dekat dengan PAN, Khofifah: Komunikasi Masih Natural
Bacagub Jatim, Khofifah Indar Parawansa, merespon santai adanya isu yang menyebutnya ia akan turut diusung Partai Amanat Nasional (PAN).
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Bakal Calon Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, merespon santai adanya isu yang menyebutnya ia akan turut diusung Partai Amanat Nasional (PAN).
Ia menyebut bahwa komunikasinya dengan para elit PAN masih berjalan intensif. Termasuk dengan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan.
Menurut Khofifah, pihakya mengenal Zulhas (sapaan Zulkifli) sejak masih sama-sama berada di DPR. Saat itu, Khofifah menjabat sebagai Ketua Komisi VII sedangkan Zulhas menjadi anggota komisi VI.
Bahkan, perkawanan Khofifah dengan Zulhas, juga dilakukan oleh putri dari keduanya. Yang mana, sama-sama satu sekolah.
"Saya berkawan dengan ketua umum PAN sangat lama. Putri beliau satu sekolah dengan putri saya sejak mereka lulus SD. Berikutnya saya waktu itu Ketua Komisi di DPR RI bidang industri, perdagangan, BUMN," ujarnya.
"Pak Zulkifli Hasan di Komisi 6 begitu juga Pak Sekjen (Sekjen PAN, Eddy Soeparno). Jadi, perkawanan ini sebetulnya terbangun sangat lama dan tidak ada kaitanya dengan politik," ujar perempuan yang juga mantan Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa ini.
Baru pada menjelang pemilihan gubernur, komunikasi di antar keduanya juga membicarakan terkait kemungkinan bersama. "Lalu, ada proses di mana saya Insyaallah ikut proses pilgub Jawa Timur maka komunikasi yang terbangun selama ini pasti kemudian diwarnai saling tanya," ungkap Khofifah.
"Beliau tanya dan komunikasi berikutnya, saya rasa menunggu saja. Lebih baik kita menunggu bagaimana akhirnya," ujarnya.
Lebih lanjut, ia pun enggan berspekulasi terkait potensi PAN bersama pihaknya. Sehingga, ia memilih untuk menunggu keputusan final partai berlambang matahari bersinar ini. "Saya sampaikan sangat natural. Jadi lebih baik kita tunggu pada saatnya," pungkas mantan Wakil Ketua DPR RI ini.
Sejauh ini, baru ada Demokrat (13 kursi), Golkar (11 kursi) dan Hanura (2 kursi) yang telah memberikan SK Pengusungan kepada perempuan yang kini masih menjabat sebagai Menteri Sosial RI ini.
Memperoleh 26 kursi DPRD Jatim, sudah cukup bagi Khofifah untuk mendaftar secara resmi di KPU yang mengisyaratkan minimal dukungan 20 kursi DPRD.
Sementara itu, PAN hingga kini menjadi satu di antara beberapa partai yang belum menentukan pilihan. Selain bergabung dengan poros Khofifah, besar kemungkinan, PAN akan membentuk poros baru.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/khofifah-indar-parawansa_20170819_195301.jpg)