Road to Election
Condong ke Gus Ipul, Tapi PDIP Masih Enggan Deklrasikan Calon Gubernur yang Mereka Usung
Meski sudah condong mengusung Gus Ipul dalam Pilkada Jatim 2018 mendatang, tetapi PDIP belum menggelar deklarasi sampai kini. Ini alasannya...
Penulis: Bobby Constantine Koloway | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Jatim menyebut rekomendasi dukungan partainya akan mengarah ke Saifullah Yusuf (Gus Ipul).
Meskipun demikian, Sekretaris DPD PDIP Jatim, Sri Untari menyebut bahwa pihaknya belum akan melakukan deklarasi dalam waktu dekat.
Sebab, menurut Untari, rekomendasi yang nantinya diturunkan dalam bentuk paket bukan perorangan, yakni calon gubernur dan wakil gubernur.
"Sedangkan hingga saat ini, nama wakilnya kan belum jelas. Kami masih mengodok empat nama itu," ujar Untari kepada Surya, Senin (25/9/2017).
Empat nama yang dimaksud Untari tersebut adalah Abdullah Azwar Anas (Bupati Banyuwangi), Budi "Kanang" Sulistyono (Bupati Ngawi), Kusnadi (Wakil Ketua DPRD Jatim), hingga Suhandoyo (Anggota DPRD Jatim).
Keempatnya merupakan kader PDIP yang juga memangku berbagai jabatan strategis di kepengurusan DPD PDIP Jatim.
Tak hanya empat nama tersebut, ada nama Gus Ipul, figur dari luar kader yang juga satu-satunya yang mendaftar sebagai calon gubernur.
"Karena hanya satu-satunya inilah, maka arah dukungan soal calon gubernur sudah bisa dilihat. Tinggal memilih wakilnya saja," ulasnya.
(Baca: Survei Terbaru : Azwar Anas dan Hasan Aminuddin Bacawagub Penentu Kemenangan Pilgub 2018)
Lamanya proses pemilihan calon wakil tersebut disebabkan oleh banyaknya pertimbangan oleh jajaran pengurus PDIP.
Di antaranya, dengan melakukan uji kelaikan dan kepatutan (fit and propert test), survei, hingga meminta pertimbangan kepada para kiai di Jatim.
Untuk tahapan yang terakhir, yakni bersilaturrahmi dengan kiai, PDIP bahkan melibatkan pihak DPP yang telah dilakukan pertengahan bulan ini.
"Kami tak mau grusa-grusu dan mempercayakan soal rekomendasi kepada pusat. Sama dengan wartawan, kami untuk saat ini sedang menunggu keputusan DPP," lanjutnya.
Untari optimistis, pasca keluarnya rekomendasi paket cagub-cawagub dari partainya tersebut, maka akan menarik minat partai lain untuk bergabung di koalisi ini.
Sekalipun hanya berpasangan dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) (yang telah resmi mengusung Gus Ipul), PDIP sejatinya telah bisa mengusung pasangan calon.
Sebab, koalisi PDIP (19 kursi) dengan PKB (20 kursi) telah melebihi syarat pencalonan kandidat di KPU yang mewajibkan dukungan 20 kursi DPRD.
"Partai lain sedang menunggu pasangan yang nantinya kami usung. Kami optimis, apabila rekomendasi ini turun, partai lain akan mengusung," pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gus-ipul_20170703_163219.jpg)