Minggu, 12 April 2026

Menuju Pilgub Jatim

PPP: Gus Ipul Sudah Kerja 100 Persen untuk Jatim, Lainnya Baru Setengah-setengah

DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) telah memegang 3 alternatif nama yang akan mereka usung di Pilgub Jatim mendatang. Salah satunya Gus Ipul.

sutono
Romahurmuziy 

SURYA.co.i | SURABAYA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyebut beberapa nama yang berpeluang akan mereka usung pada Pilkada 2018 mendatang.

Satu di antaranya adalah Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang menurut mereka telah bekerja penuh di Jatim selama sepuluh tahun terakhir.

Sebelumnya, Ketua DPP Pusat PPP, M Romahurmuziy, juga mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan komunikasi dengan tataran pengurus DPC kabupaten maupun kota. Hasilnya, muncul tiga nama teratas, yakni Khofifah Indar Parawansa, Saifullah Yusuf, dan Tri Rismaharini.

"Saya sudah mencoba check sound di daerah. Hasilnya, memang ketiga nama itu yang talk of mind. Artinya, begitu ditanya (soal nama calon gubernur), nama itu yang muncul," ujar pria yang akrab dipanggil Romi tersebut.

Dati beberapa nama tersebut, Romi menyebut nama Wakil Gubernur Jatim saat ini, Syaifullah Yusuf di deretan pertama yang paling dekat dengan partai berlambang ka'bah tersebut. Bahkan, Romi secara tegas bahwa baru Gus Ipul yang telah melakukan kerja nyata untuk Jatim.

Sebuah fakta yang realistis mengingat jabatan Gus Ipul yang yang menyandang wakil Gubernur dua periode berturut-berturut.

"Dari nama tersebut, baru Gus Ipul yang kerja full selama sepuluh tahun di Jatim," puji Romi.

Tak hanya mengangkat nama Gus Ipul, Romi juga menyorot beberapa nama lain terkait kinerja di Jatim. Di antaranya Menteri Sosial, Khofifah dan Walikota Surabaya, Risma.

"Kalau ibu Khofifah, untuk di Jatim masih on-off. Sedangkan ibu Risma, dulu mau ke Jakarta, tapi terus balik lagi (Ke Jatim) dan belum fokus ke Jatim," jelas Romi.

Selain tiga nama di atas, pihaknya tak menutup kemungkinan akan menerima calon lain. Sebab. hingga saat ini masing-masing partai berpeluang untuk menyetorkan nama, termasuk partai yang telah memiliki kursi cukup banyak di DPRD Jatim.

"Di luar nama tersebut, masih ada. Bahkan ada yang belum terlalu kerja untuk jatim, tapi syahwatnya lebih besar di bandingkan dengan yang sudah bekerja penuh," kata Romi.

"Kenapa mereka memiliki syahwat yang lebih besar? Karena mereka telah memiliki struktur kerja yang lengkap dan kursi yang cukup untuk mencalonkan. Sehingga kami tak menutup kemungkinan untuk mengakomodir calon lain, termasuk dari mereka," pungkas  Romi.

Untuk diketahui, satu-satunya partai di DPRD Jatim yang dapat mencalonkan kader tanpa harus berkoalisi adalah Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Memimpin jumlah pemerolehan kursi di DPRD Jatim dengan 20 kursi, PKB mencalonkan DPW Jatim yang juga ketua DPRD Jatim, Abdul Halim Iskandar pada Pilkada mendatang. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved