Rabu, 8 April 2026
Grahadi

Pemprov Jatim

Gus Ipul : Masjid Berperan Bantu Pemerintah Deteksi Masalah Sosial

"Jika hanya digunakan sebagai tempat ibadah saja, saya yakin masjid banyak tutupnya dibanding bukanya," ujar Gus Ipul.

Editor: Parmin
foto: Humas Pemprov Jatim
ROJABIYAH - Gus Ipul dalam acara pengajian akbar dalam rangka memperingati Rojabiyah di Masjid Besar Al-Karomah Buduran, Sidoarjo, Sabtu (1/4/2017). malam. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf menilai masjid dapat berperan penting dalam membantu pemerintah mendeteksi masalah sosial masyarakat.

Caranya dengan mendirikan koperasi hingga membuat klinik kesehatan di sekitar masjid.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul, panggilan akrab Sifullah Yusuf, di hadapan ratusan jemaah pengajian akbar dalam rangka memperingati Rojabiyah di Masjid Besar Al-Karomah Buduran, Sidoarjo, Sabtu (1/4/2017) malam.

Ia mengatakan, saat ini banyak permasalahan sosial muncul ditengah-tengah masyarakat.

Perintah shalat dan peduli sesama berdiri sejajar dan beriringan. Bahkan, dalam Al-Qur’an sering disebut bahwa hubungan antara manusia dengan Allah sangat penting (Habbluminallah).

Akan tetapi, hubungan antarsesama manusia dengan manusia (Habblumiannas) juga harus seimbang.

Menurutnya, dengan mendirikan koperasi maupun klinik kesehatan di area masjid tersebut dapat digunakan seluruh masyarakat yang membutuhkan bantuan sehingga cepat tertangani.

Gus Ipul menegaskan bahwa selain berperan sebagai tempat ibadah, masjid juga dapat dimakmurkan dengan kegiatan positif seperti majelis dzikir, Taman Pendidikan Al Qur'an (TPQ), koperasi, klinik kesehatan, hingga pelatihan produktif sehingga masjid lebih makmur.

"Jika hanya digunakan sebagai tempat ibadah saja, saya yakin masjid banyak tutupnya dibanding bukanya," ujarnya.

Ia mengakui pemerintah memiliki keterbatasan untuk dapat mendeteksi dan membantu masyarakat yang ada di daerah. Tidak semua masyarakat terbantu oleh pemerintah.

Untuk itulah, peran masjid dalam membantu umat sangat besar peranannya.

“Inilah yang dinamakan simbol kepedulian terhadap sesama masyarakat,” imbuhnya.

Saya titip, jangan sampai di sekitar masjid ada orang-orang dhuafa’atau susah yang luput dari pantauan kita. Terutama jika terdapat saudara kita yang kurang mampu," pesannya.

Gus Ipul berharap, keberadaan masjid bisa terus ditingkatkan dan dimakmurkan agar masyarakat memperoleh manfaat dari adanya masjid ini.

"Saya berharap, masjid ini terus diisi dengan berbagai macam kegiatan positif. Masjid ini juga harus dirawat dan dijaga kebersihannya agar jemaah betah dan lebih khusyuk dalam beribadah," tutupnya. (hms/fae)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved