Berita Magetan

Terbukti Pungli, Yudi Pejabat BLH Magetan Dicopot

"Sanksi sesuai pasal 7 ayat 1 huruf C, PP 53/2010, Pembebasan dari jabatan, non job, sementara menjadi staf di BLH,"jelas Suko Winardi dibenarkan Dian

Terbukti Pungli, Yudi Pejabat BLH Magetan Dicopot
Surya/Doni Prasetyo
Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Badan Lingkungan Hidup (Kabid PDL- BLH) Pemerintah Kabupaten Magetan Drs Yudi Nur Prasetya MSi sempat direkam Agung pengusaha property warga Magetan saat menerima uang Pungli yang diminta.sebesar Rp 10 juta. 

SURYA.co.id | MAGETAN - Yudi Nur Prasetyo Kepala Bidang Pengendalian Dampak Lingkungan Badan Lingkungan Hidup (Kabid PDL - BLH) Pemerintah Kabupaten Magetan yang terbukti melakukan pungutan liar (Pungli) kepada sejumlah pengusaha yang meminta rekomendasi izin lingkungan, akhirnya dicopot jabatanya.

"Pak Yudi tidak saja terbukti, tapi juga mengakui melakukan Pungli kepada sejumlah pengusaha. Atas dasar peneriksaan tim Inspektorat Wilayah Kabupaten (Itwilkab) Magetan, yang bersangkutan kita copot dari jabatanya,"kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magetan Suko Winardi didampingi Kasubid Disiplin Dian Purwanto setempat kepada Surya, Rabu (4/1-2010).

Pencopotan Kabid PDL BLH, tambah Suko Winardi, sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun ,2010, klasifikasinya kesalahan yang dilakukan Yudi Nur Prasetya masuk pelanggaran berat.

"Sanksi sesuai pasal 7 ayat 1 huruf C, PP 53/2010, Pembebasan dari jabatan, non job, sementara menjadi staf di BLH,"jelas Suko Winardi dibenarkan Dian Purwanto kepada Surya (TRIBUNnews.com Network).

Dikatakan Suko Winardi, pencopotan jabatan itu tanpa harus menunggu putusan pengadilan dan berdasar pemeriksaan Tim Itwilkab Magetan Yudi Nur Prasetyo terbukti.

"Tidak hanya terbukti, Pak Yudi juga mengakui. Apalagi dari pengakuan beberapa korban ketika di konfrontir semua diakui,"jelasnya.

Kepala BLH Pemkab Magetan Ir Bambang "Bobo" Setiawan yang dikonfirmasi terkait pencopotan salah satu Kepala Bidang (Kabid) itu membenarkan. Namun belum tahun Yudi Nur Prasetyo itu ditempatkan dimana.

"Saya sampai sekarang belum tahu, dia (Yudi) di staf kan dimana di BLH. Karena tembusan dari BKD juga belum saya terima sekarang ini,"kata Bambang Bobo kepada Surya, Rabu (4/1-2017).

Ia katakan, sejak terungkap melakukan Pungli kepada sejumlah pengusaha yang mengurus rekomendasi persyaratan perizinan lingkungan, mantan Kabid PDL BLH Kabupaten Magetan Yudi Nur Prasetyo belum pernah pernah ditemui.

"Sampai hari ini pun, dia (Yudi) belum terlihat di kantor. Mungkin masih menunggu surat penempatan dari BKD Magetan. Apalagi ini baru saja ada Penataan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Magetan. Kemungkinan masih menunggu SK itu,"kata Bambang.

Terungkapnya kasus pungli yang dilakukan Yudi Nur Prasetyo saat menjadi Kabid PDL BLH Kabupaten Magetan itu karena laporan pengusaha property warga Desa Mranggen, Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan dan pengusaha pupuk cair pertanian, yang meminta rekomendasi izin lingkungan ke Yudi Nur Prasetyo.

Saat itu kedua korban itu dimintai masing masing Rp 10 juta untuk memdapatkan rekomendasi untuk persyaratan perizinan lingkungan. Tapi setelah ditunggu lebih dari satu tahun, kedua pengusaha itu melabrak Kepala BLH Bambang Bobo.

Karuan saja Bambang Bobo yang tidak tahu menahu tentang Pungli itu berang, karena memang tidak tahu menahu.

Baca selengkapnya di Harian Surya edisi besok
LIKE Facebook Surya - http://facebook.com/SURYAonline
FOLLOW Twitter Surya - http://twitter.com/portalSURYA

Penulis: Doni Prasetyo
Editor: Yoni
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved